Dipantau Ketat, Gerakan Mirip ISIS di Mukomuko

Ardi Mandiri | Suara.com

Kamis, 04 September 2014 | 09:22 WIB
 Dipantau Ketat, Gerakan Mirip ISIS di Mukomuko
Diskusi bertema "Umat Beragama & Kepercayaan Menolak ISIS Demi Keutuhan NKRI", di Jakarta, awal Agustus 2014 lalu. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, memantau ketat gerakan mirip kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di daerah itu.

"Kami akan terus memantau gerakan ISIS agar paham ini tidak masuk ke daerah ini," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mukomuko Saikun di Mukomuko, Kamis (4/9/2014).

Ia mengatakan, saat ini MUI memantau sejumlah kelompok di daerah itu yang diduga masih mirip dengan cara-cara dan idiologi digunakan oleh ISIS.

Namun, kata dia, kelompok itu bukan ISIS, hanya saja cara penolakannya terhadap negara oleh kelompok ini mirip dengan cara ISIS.

Ia menyebutkan misalnya seperti kelompok Kilapatul Muslimin yang mengharamkan Pemilu di daerah itu. Mereka tidak mau menggunakan hak pilihnya karena diduga tidak suka dengan kepemimpinan yang ada.

Selain itu, kata dia, pihaknya telah menyadarkan salah seorang diduga mantan anggota ISIS di daerah itu, namun prilakunya bukan seperti ISIS yang ada di luar negeri melakukan tindakan kekerasan.

Dikatakannya, dirinya telah memberikan berbagai masukan agar orang itu kembali ke jalan Islam yang sesungguhnya karena bagaimana pun dia itu akan dicari oleh Polisi, TNI, dan berbagai pihak yang menolak ISIS.

Sehingga, kata dia, orang itu bersedia kembali ke jalan Islam yang sesungguhnya dan meninggalkan kelompoknya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga meminta kepala desa agar selektif menerima pendatang apalagi orang itu datang dari daerah daerah yang banyak bergabung dengan ISIS.

Ia menjelaskan, Islam adalah Rahmatan Lilalamin atau rahmat bagi seluruh alam. Jadi bertentangan kalau saling memusuhi apalagi sesama Muslim, itu tidak benar.

"Kita diciptakan tidak sama. Dan tuhan menciptakan kita khalifah di bumi ini," ujarnya.

Kalau yang dianggap oleh ISIS itu khilafah zaman Nabi Muhammad SAW dan sahabat, mungkin kalau dulu satu komando karena sumbernya satu Rasulullah, sekarang sumbernya ada dua Alquran dan hadist, jadi wajar beda pendapat asal tidak ada permusuhan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Arab Bakal Hancur Jika Pindahkan Makam Nabi Muhammad

Arab Bakal Hancur Jika Pindahkan Makam Nabi Muhammad

News | Kamis, 04 September 2014 | 06:42 WIB

DK PBB Segera Bahas Penumpasan ISIS

DK PBB Segera Bahas Penumpasan ISIS

News | Kamis, 04 September 2014 | 06:22 WIB

Menlu AS: Eksekusi Penggal Kepala Bukan Islam Sebenarnya

Menlu AS: Eksekusi Penggal Kepala Bukan Islam Sebenarnya

News | Kamis, 04 September 2014 | 06:00 WIB

Inggris Bujuk Negara di Eropa Tidak Bayar Uang Tebusan Sandera ISIS

Inggris Bujuk Negara di Eropa Tidak Bayar Uang Tebusan Sandera ISIS

News | Rabu, 03 September 2014 | 22:00 WIB

Terungkap, Steven Sotloff Ternyata Seorang Yahudi Israel

Terungkap, Steven Sotloff Ternyata Seorang Yahudi Israel

News | Rabu, 03 September 2014 | 19:50 WIB

Obama Berjanji Tumpas ISIS dari Timur Tengah

Obama Berjanji Tumpas ISIS dari Timur Tengah

News | Rabu, 03 September 2014 | 19:22 WIB

Obama: Kami Tidak Akan Terintimidasi

Obama: Kami Tidak Akan Terintimidasi

News | Rabu, 03 September 2014 | 19:04 WIB

Perusahaan Ini Jual Bendera ISIS dengan Harga Rp170 Ribu

Perusahaan Ini Jual Bendera ISIS dengan Harga Rp170 Ribu

News | Rabu, 03 September 2014 | 16:57 WIB

Pemerintah AS Akui Keaslian Video Pemenggalan Sotloff

Pemerintah AS Akui Keaslian Video Pemenggalan Sotloff

News | Rabu, 03 September 2014 | 16:22 WIB

Steven Sotloff Dijual Penculik ke Kelompok ISIS

Steven Sotloff Dijual Penculik ke Kelompok ISIS

News | Rabu, 03 September 2014 | 16:12 WIB

Terkini

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:24 WIB

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:23 WIB

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:20 WIB

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:19 WIB

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:15 WIB

Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas

Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:10 WIB

Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka

Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:08 WIB

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:02 WIB

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:59 WIB

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:55 WIB