Tuntut Keadilan, Mahasiswi Korban Pemerkosaan Usung Matras Kemana-mana

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 04 September 2014 | 19:51 WIB
Tuntut Keadilan, Mahasiswi Korban Pemerkosaan Usung Matras Kemana-mana
Emma Sulkowicz, korban pemerkosaan di kampus Columbia University. (Columbia Supporter/Youtube)

Suara.com - Banyak korban pemerkosaan dan pelecehan seksual yang sulit lepas dari trauma. Namun, mahasiswi Amerika Serikat yang satu ini berupaya melawan trauma tersebut sekaligus berjuang mencari keadilan yang tidak didapatkannya.

Emma Sulkowicz, demikian nama mahasiswi semester akhir di Columbia University tersebut. Mahasiswi seni berusia 21 tahun itu memilih cara yang tak biasa untuk memperjuangkan keadilan atas dirinya, yang adalah korban pemerkosaan.

Emma selalu membawa kasur matras ke mana-mana sebagai bentuk protes lantaran lelaki yang memperkosa dirinya masih belajar di kampus tersebut. Emma bertekad akan terus mengusung matrasnya jika si pelaku masih bebas berkeliaran.

Menurut Emma, memang kasur itu tak terlalu berat. Namun, baginya, apa yang ia alami lebih berat dari yang terlihat.

Aksi Emma ini ia jadikan pula sebagai bagian penelitian skripsinya yang ia namakan sebagai "Mattress Performance" atau "Carry That Weight". Emma mengatakan, kerap kali ia mendapat tawaran dari orang-orang yang ingin membantu dia mengusung matras tersebut, dan Emma tidak dapat menolaknya.

Peristiwa pemerkosaan yang menimpa dirinya terjadi di hari pertama dirinya masuk tahun kedua perkuliahan pada tahun 2012 silam. Ia melaporkan aksi bejat yang dilakukan seorang mahasiswa itu kepada pihak sekolah. Bahkan, ada dua orang mahasiswi lain yang melaporkan di pelaku. Namun, laporannya tak pernah ditanggapi pihak Universitas. Alasan yang diberikan selalu sama: "si mahasiswa tidak terbukti bertanggung jawab".

Satu setengah tahun kemudian, Emma melaporkan perihal pemerkosaan itu kepada polisi. Namun, hingga kini, sebagaimana dirilis oleh Columbia Spectator, kasus Emma belum diselidiki dengan serius.

Beberapa waktu kemudian, Emma bersama 23 mahasiswa lainnya mengajukan tuntutan kepada Columbia University karena dianggap tak sungguh-sungguh menangani kasus pelecehan seksual.

Namun, apa yang dilakukan Emma banyak mendapat dukungan dari para mahasiswa. Kisahnya juga dimuat dalam media-media besar sekelas Time dan The New York Times. (USA Today/CBS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kakak Beradik Dipenjara 30 Tahun Atas Pemerkosaan yang Tak Pernah Dilakukan

Kakak Beradik Dipenjara 30 Tahun Atas Pemerkosaan yang Tak Pernah Dilakukan

News | Rabu, 03 September 2014 | 14:58 WIB

Playboy Taiwan Divonis 79 Tahun Penjara

Playboy Taiwan Divonis 79 Tahun Penjara

News | Rabu, 03 September 2014 | 06:15 WIB

Cat Kuku Ini Bisa Hindarkan Perempuan dari Pemerkosaan

Cat Kuku Ini Bisa Hindarkan Perempuan dari Pemerkosaan

Tekno | Selasa, 26 Agustus 2014 | 15:51 WIB

Tiga Terduga Pemerkosa Tewas Dibakar Hidup-hidup

Tiga Terduga Pemerkosa Tewas Dibakar Hidup-hidup

News | Selasa, 26 Agustus 2014 | 14:20 WIB

Tak Tahan Nafsu, Oknum Mengaku Wartawan Perkosa Adik Ipar

Tak Tahan Nafsu, Oknum Mengaku Wartawan Perkosa Adik Ipar

News | Jum'at, 22 Agustus 2014 | 11:45 WIB

Tak Tahan Dilecehkan, Perempuan Ini Potong Kelamin Dukun Cabul

Tak Tahan Dilecehkan, Perempuan Ini Potong Kelamin Dukun Cabul

News | Senin, 04 Agustus 2014 | 05:03 WIB

Terkini

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB