Hizbut Tahrir: ISIS Picu Fobia Terhadap Sistem "Khilafah"

Liberty Jemadu

Minggu, 07 September 2014 | 21:56 WIB
Hizbut Tahrir: ISIS Picu Fobia Terhadap Sistem "Khilafah"
Bendera serupa simbol ISIS. [Antara/Adeng Bustomi]

Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Shidiq Al Jawi mengatakan, khilafah yang dideklarasikan kelompok Negara Islam atau yang sebelumnya dikenal sebagai Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tidak memenuhi syarat sebuah kekhalifahan yang sah.

"Syarat-syarat khilafah yang sah itu adalah memiliki kekuasaan, keamanan, juga upaya yang segera untuk menegakkan syariat Islam, dan mengembangkan dakwah Islam ke luar negeri," kata KH Shidiq pada Temu Tokoh Peduli Syariah dan Khilafah di Makassar, Minggu (7/9/2014).

Sementara ISIS, lanjut dia, tidak memiliki keempat syarat itu, sehingga khilafah yang dideklarasikan oleh ISIS dinilai tidak sah. Bahkan kemudian, justru dapat menimbulkan fobia terhadap konsep pemerintahan khilafah itu sendiri.

Karena itu, KH Shidiq mengimbau umat muslim untuk mewaspadai deklarasi khilafah yang dilakukan oleh ISIS, apalagi dari segi kekuasaan, HTI menilai ISIS belum memilikinya.

"Pengertian kekuasaan bukan sekedar menguasai suatu daerah oleh kelompok milisi militer, tetapi kekuasaan itu wujudnya adalah pelayanan masyarakat," katanya.

Dia mengatakan, pelayanan masyarakat yang dimaksud mencakup segala aspek, mulai dari politik, pemerintahan, dan pendidikan.
Namun kenyataannya hal tersebut belum dapat dipenuhi oleh sistem khilafah yang diproklamasikan oleh ISIS.

HTI sendiri, ungkap dia, mewaspadai ISIS karena dinilai dapat menyebabkan terjadinya monsterisasi khilafah atau kriminalisasi khilafah.

Alasannya, karena orang akan mengasosiasikan dengan khilafah ISIS yang penuh darah, pembantaian dan penyiksaan kaum muslimin, akhirnya orang akan menyalahkan atau menolak khilafah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Liga Arab Desak Diterapkan Cara Militer dan Politis Hadapi ISIS

Liga Arab Desak Diterapkan Cara Militer dan Politis Hadapi ISIS

News | Minggu, 07 September 2014 | 19:58 WIB

Anaknya Dipenggal ISIS, Perempuan Ini Bersumpah Balas Dendam

Anaknya Dipenggal ISIS, Perempuan Ini Bersumpah Balas Dendam

News | Minggu, 07 September 2014 | 16:24 WIB

Mufti Bosnia Desak ISIS Bebaskan Sandera Inggris

Mufti Bosnia Desak ISIS Bebaskan Sandera Inggris

News | Minggu, 07 September 2014 | 12:45 WIB

 ISIS Timbulkan Ancaman Langsung ke Eropa

ISIS Timbulkan Ancaman Langsung ke Eropa

News | Minggu, 07 September 2014 | 05:09 WIB

Kisah Remaja Putri yang Nyaris Dijadikan "Hadiah" Untuk Serdadu ISIS

Kisah Remaja Putri yang Nyaris Dijadikan "Hadiah" Untuk Serdadu ISIS

News | Sabtu, 06 September 2014 | 17:03 WIB

Bayi Berpose dengan Senjata, Granat dan Bendera ISIS

Bayi Berpose dengan Senjata, Granat dan Bendera ISIS

News | Sabtu, 06 September 2014 | 07:00 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×