Mundur dari Gerindra, Ahok Diminta Ingat Sejarah

Siswanto

Rabu, 10 September 2014 | 11:39 WIB
Mundur dari Gerindra, Ahok Diminta Ingat Sejarah
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Antara/Muhammad Adimaja)

Suara.com - Hari ini, Rabu (10/9/2014), Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Ia menyatakan sedang menyiapkan surat pengunduran diri dari kader Partai Gerindra terkait sikap partainya yang bersikukuh menginginkan mekanisme pilkada diubah dari dipilih langsung oleh rakyat menjadi diwakilkan ke DPRD.

Menanggapi pernyataan Ahok, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan belum dapat memastikan apakah Ahok akan benar-benar keluar atau tidak.

"Saya tidak tahu, apakah berhenti. Saya cek ke DPP belum ada suratnya. Kalau akan-akan seperti itu ya, gimana," kata Muzani kepada suara.com.

Muzani menegaskan untuk membesarkan Partai Gerindra dibutuhkan kader-kader yang setia dan loyal pada garis perjuangan partai.

Muzani menambahkan Ahok bisa menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta berkat perjuangan keras partai.

"Di Pilkada DKI dulu, Pak Prabowo banyak sekali mendapat informasi begini begono (tentang Ahok). Tapi setelah mendengar banyak pihak, Pak Prabowo akhirnya tetap memutuskan Ahok maju menjadi wakil gubernur. Dan kita semua loyal kepada partai. Berjuang untuk Ahok dan hasilnya menang," kata Muzani.

Muzani menekankan Ahok berhasil memenangkan pilkada dan menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, meski pada awalnya tidak mendapat persetujuan.

"Sekarang dan ke depan, kita perlukan situasi seperti itu. Ahok kini telah menikmati proses itu," kata Muzani.

Dalam rapat panitia kerja di DPR, Selasa (9/9/2014), enam fraksi tetap mengusulkan pemilihan gubernur dan bupati/wali kota dilakukan oleh DPRD, tidak lagi dipilih langsung oleh rakyat.  Keenam fraksi itu adalah Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan.

Fraksi yang menginginkan pilkada dilakukan secara langsung, yaitu Fraksi Hanura dan Fraksi PDI Perjuangan.

Sedangkan PKB ingin gubernur dipilih secara langsung, namun bupati dan wali kota dipilih tidak langsung atau diwakilkan ke DPRD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Beda Prinsip Antara Ahok dengan Gerindra

Ini Beda Prinsip Antara Ahok dengan Gerindra

News | Rabu, 10 September 2014 | 11:33 WIB

Mundur Dari Gerindra, Ahok: Saya Tidak akan Masuk ke PDIP

Mundur Dari Gerindra, Ahok: Saya Tidak akan Masuk ke PDIP

News | Rabu, 10 September 2014 | 11:08 WIB

Ahok Dipuji, Tapi Juga Diingatkan Jangan Terlalu Demonstratif

Ahok Dipuji, Tapi Juga Diingatkan Jangan Terlalu Demonstratif

News | Rabu, 10 September 2014 | 11:02 WIB

Ahok Mengundurkan Diri dari Gerindra

Ahok Mengundurkan Diri dari Gerindra

News | Rabu, 10 September 2014 | 10:55 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×