Gunung Slamet Masih Semburkan Letusan

Laban Laisila

Jum'at, 12 September 2014 | 12:49 WIB
Gunung Slamet Masih Semburkan Letusan
Gunung Slamet saat mengeluarkan lava pijar, terlihat dari Pos Pengamatan Gunung Api Slamet Desa Gambuhan, Pemalang, Jateng, Jumat (12/9). [Antara/Oky Lukmansyah]

Suara.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan, Gunung Slamet yang terletak di lima lokasi kabupaten di Jawa Tengah masih mengeluarkan letusan tipe strombolian.

"Letusan atau erupsi tipe strombolian itu berupa lontaran material atau lava pijar dan abu," ungkap Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Suruno saat dihubungi Jumat (12/9/2014).

Dia mengatakan, hal itu berdasarkan data pengamatan yang dilakukan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi di Pos Pengamatan Gunung Api Slamet, Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Menurut dia, dalam pengamatan yang dilakukan pada hari Kamis (11/9/2014), pukul 18.00-00.00 WIB, Gunung Slamet terhalang kabut.

Saat cerah, kata dia, teramati dua kali letusan/erupsi abu tebal berwarna cokelat kehitaman dengan ketinggian sekitar 1.000 meter, 32 kali lontaran material/lava pijar setinggi 100-400 meter, dan 41 kali sinar api setinggi 100-800 meter dari puncak serta terdengar 33 kali suara dentuman kuat dan empat kali suara gemuruh.

"Dari sisi kegempaan terekam sembilan kali gempa letusan dan 107 gempa embusan," kata pria yang akrab dipanggil Mbah Rono itu.

Sementara pada hari Jumat (12/9/2014), pukul 00.00-06.00 WIB, Gunung Slamet terhalang kabut, saat cerah teramati 26 kali sinar api dan lontaran material/lava pijar setinggi 200-1.500 meter dari puncak, serta terdengar empat kali suara dentuman kuat dan tiga kali suara gemuruh sedang, sedangkan kegempaan terekam 25 kali gempa letusan dan 83 kali gempa embusan.

Terkait hal itu, dia mengatakan bahwa status Gunung Slamet tetap "Siaga" meskipun aktivitasnya cenderung meningkat dari jumlah dan energi kegempaan maupun letusan.

"Masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari puncak. Di luar radius tersebut, masyarakat agar tetap tenang, tidak panik dan takut dengan suara-suara letusan atau dentuman dan lontaran material pijar, lakukan aktivitas seperti biasa," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Semburan Lava Gunung Slamet

Semburan Lava Gunung Slamet

Foto | Jum'at, 12 September 2014 | 11:28 WIB

Inilah Penjelasan soal "Cincin Asap" Gunung Slamet

Inilah Penjelasan soal "Cincin Asap" Gunung Slamet

Tekno | Kamis, 11 September 2014 | 19:49 WIB

Aktivitas Gunung Slamet Cenderung Meningkat

Aktivitas Gunung Slamet Cenderung Meningkat

News | Kamis, 11 September 2014 | 16:45 WIB

Gunung Slamet Keluarkan Asap Cincin

Gunung Slamet Keluarkan Asap Cincin

Foto | Kamis, 11 September 2014 | 15:17 WIB

Terkini

Apakah Ada Sepatu Ortuseight Harga Rp300 Ribuan? Ini Kisarannya untuk Produk Ori

Apakah Ada Sepatu Ortuseight Harga Rp300 Ribuan? Ini Kisarannya untuk Produk Ori

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:21 WIB

Apakah Harus Keramas Dulu sebelum Cat Rambut? Ketahui agar Kulit Kepala Tidak Iritasi

Apakah Harus Keramas Dulu sebelum Cat Rambut? Ketahui agar Kulit Kepala Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:20 WIB

4 Tone Up Sunscreen Buat Kulit Remaja Bikin Cerah Natural Tanpa Efek Dempul

4 Tone Up Sunscreen Buat Kulit Remaja Bikin Cerah Natural Tanpa Efek Dempul

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:20 WIB

Pemerintah Akan Ubah Bansos Barang Jadi Tunai, Target Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Pemerintah Akan Ubah Bansos Barang Jadi Tunai, Target Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:19 WIB

5 Tempat First Date di Jogja untuk Menghindari Kencan Canggung Pasangan Muda

5 Tempat First Date di Jogja untuk Menghindari Kencan Canggung Pasangan Muda

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:18 WIB

Menko Pangan Bicara Sampah: Membakar Food Waste Bikin Rugi Dua Kali?

Menko Pangan Bicara Sampah: Membakar Food Waste Bikin Rugi Dua Kali?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:15 WIB

Lipstik Apa yang Bikin Bibir Hitam? Kenali Ciri-Cirinya agar Tak Salah Beli

Lipstik Apa yang Bikin Bibir Hitam? Kenali Ciri-Cirinya agar Tak Salah Beli

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:12 WIB

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Batam | Rabu, 30 September 2026 | 14:08 WIB

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:05 WIB

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:00 WIB

×