Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 30 Januari 2026 | 23:44 WIB
Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengajak insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyukseskan sekolah rakyat (Dok: Kemensos)

Suara.com - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengajak insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyukseskan sekolah rakyat, dengan menyebarluaskan informasi tentang program prioritas Presiden tersebut ke publik.

Saat ini 166 Sekolah Rakyat rintisan telah menampung 15.594 siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Secara pararel, sebanyak 104 sekolah rakyat permanen juga mulai dibangun tahun ini. Tak hanya akses pendidikan gratis, keluarga siswa juga diberdayakan untuk memutus mata rantai kemiskinan.

"Ini yang perlu dikabarkan oleh PWI ke seluruh rakyat Indonesia, bahwa Presiden untuk memutuskan kemiskinan sedang membangun Sekolah Rakyat permanen," ujar Agus Jabo saat menjadi narasumber dalam kegiatan Retreat PWI Tahun 2026, di Pusdiklat Bela Negara Kemhan, Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/1/2026).

Wamensos Agus Jabo Priyono menyatakan dari target awal pembangunan 104 titik Sekolah Rakyat permanen pada tahun ini jumlahnya terus ditambah (Dok: Kemensos)
Wamensos Agus Jabo Priyono menyatakan dari target awal pembangunan 104 titik Sekolah Rakyat permanen pada tahun ini jumlahnya terus ditambah (Dok: Kemensos)

Agus Jabo menambahkan sekolah rakyat merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan Indonesia Emas 2045. Untuk itu ke depan ditargetkan akan dibangun 500 sekolah rakyat permanen di seluruh Indonesia dengan daya tampung masing-masing 1.000 siswa.

Sebagai awalan setelah diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo, dari target awal pembangunan 104 titik Sekolah Rakyat permanen pada tahun ini jumlahnya terus ditambah.

"Sekarang ini sedang proses pembangunan Sekolah Rakyat permanen di 104 titik, tapi Pak Presiden mengatakan tahun ini harus 200 titik," kata Agus Jabo.

Sekolah Rakyat permanen dibangun di atas lahan yang disediakan oleh pemerintah daerah, dengan luas mimimal 6,8 hektare.

"Ada yang kemudian 10 hektare, 9 hektare, tapi minimal supaya kemudian Sekolah Rakyat itu bisa, ada kelas, ada asrama, ada dapur, ada tempat makan, ada tempat ibadah, dan lain-lain, minimal 6,8 hektare," tuturnya.

Lebih lanjut, Agus Jabo mengatakan bahwa ada tiga target yang akan dicapai oleh Sekolah Rakyat dalam mendidik anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Pertama, siswa Sekolah Rakyat dipersiapkan menjadi anak yang cerdas. "Walaupun berasal dari keluarga miskin, Pak Presiden ingin mereka menjadi anak-anak yang pintar," kata Agus Jabo.

Selanjutnya, melalui konsep sekolah berasrama, siswa Sekolah Rakyat dipersiapkan menjadi anak yang berkarakter, memiliki kemandirian, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kebangsaan.

Sekolah Rakyat menekankan pendidikan karakter sebagai fondasi utama, tidak hanya akademik, untuk menghasilkan generasi yang berdaya saing dan berbudi pekerti luhur.

Terakhir, siswa Sekolah Rakyat dipersiapkan untuk memiliki keterampilan, sebagai bekal ketika mereka sudah lulus nanti. "Yang ketiga apa? selain cerdas dan berkarakter, punya sains, punya rasa nasional semua yang kuat, mereka juga harus terampil," katanya.

Menutup arahannya, Agus Jabo kembali mengajak PWI untuk ikut mengamplifikasi program-program prioritas Presiden Prabowo, salah satunya Sekolah Rakyat.

"Karena Pak Presiden ingin program-program prioritas itu secepat-cepatnya bisa dinikmati oleh rakyat, Presiden selalu perintahkan itu," pungkasnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Kirim Ribuan Paket Bantuan Korban Banjir Subang

Kemensos Kirim Ribuan Paket Bantuan Korban Banjir Subang

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:11 WIB

Kunjungi Korban Banjir Pemalang, Wamensos Agus Jabo Ingatkan: Potensi Bencana Hingga April

Kunjungi Korban Banjir Pemalang, Wamensos Agus Jabo Ingatkan: Potensi Bencana Hingga April

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:16 WIB

Gus Ipul Tegaskan Integritas dan Mutu Siswa dalam Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tegaskan Integritas dan Mutu Siswa dalam Program Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:33 WIB

Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua

Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 18:22 WIB

Wamensos Agus Jabo Salurkan Bantuan ATENSI di Desa Pilot Project Gambuhan Pemalang

Wamensos Agus Jabo Salurkan Bantuan ATENSI di Desa Pilot Project Gambuhan Pemalang

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 17:04 WIB

Kemensos Tindaklanjuti Usulan Sekolah Rakyat di Baubau, Sukamara, dan Aceh Besar

Kemensos Tindaklanjuti Usulan Sekolah Rakyat di Baubau, Sukamara, dan Aceh Besar

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:17 WIB

Terkini

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB