Kabut Asap Semakin Pekat, Warga Sampit Kecam Pelaku Pembakar Lahan

Doddy Rosadi

Jum'at, 19 September 2014 | 07:18 WIB
Kabut Asap Semakin Pekat, Warga Sampit Kecam Pelaku Pembakar Lahan
Ilustrasi kabut asap. (shutterstock)

Suara.com - Kabut asap cukup pekat kembali menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada Jumat pagi sehingga mengganggu masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.

"Dari beberapa kali kabut asap belakangan ini, saya rasa ini yang paling parah. Jarak pandang di jalan raya sudah terganggu akibat pekatnya asap pagi ini. Mudah-mudahan hujan deras turun," kata Sani, warga Baamang Sampit, Jumat, (19/9/2014).

Pantauan di lapangan, kabut asap memang lebih pekat dibandingkan dengan sebelumnya. Sebagian besar masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari, khususnya para pelajar yang berangkat sekolah, terlihat mengenakan masker.

Kabut asap pekat terlihat antara pukul 05.00 WIB hingga 07.00 WIB. Sekolah-sekolah umumnya meniadakan aktivitas di luar kelas, seperti senam pagi yang biasanya rutin dilaksanakan, untuk mencegah para siswa menghirup asap bercampur debu.

Jarak pandang aman di darat diperkirakan kurang dari 200 meter sehingga pengendara banyak yang tetap menyalakan lampu kendaraan.

Polisi yang disiagakan mengatur lalu lintas juga terlihat lebih banyak untuk mencegah terjadinya kecelakan akibat terganggunya jarak pandang.

Jarak pandang di sungai lebih parah lagi, seperti terlihat di Sungai Mentaya. Pekatnya asap bahkan membuat kawasan seberang sungai tidak terlihat. Akibatnya, motoris kelotok dan feri penyeberangan meningkatkan kewaspadaan dengan mengurangi kecepatan untuk menghindari tabrakan.

"Bingung juga dengan saudara-saudara kita yang membakar lahan. Apakah mereka sama sekali tidak merasa bersalah dengan tindakan mereka yang menyebabkan Sampit ditutupi asap seperti ini. Apa tidak merasa berdosa membuat orang banyak sakit," kata Mariam, warga lainnya.

Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi mengingatkan seluruh jajarannya, bahkan meminta para kepala desa bersama pihak terkait, untuk bahu-membahu menanggulangi kebakaran lahan.

Dia juga meminta kesadaran masyarakat untuk tidak membakar lahan dan mengamankan lingkungan masing-masing dari kebakaran lahan karena dampak yang ditimbulkan berupa asap, mengganggu masyarakat luas.

"Kalau diperlukan, bagikan lagi masker untuk masyarakat, khususnya para pelajar. Jangan sampai konsentrasi belajar mereka terganggu karena sakit akibat menghirup asap. Saya meminta semua pihak membantu pemerintah daerah menanggulangi kebakaran lahan ini," kata Supian. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satelit Terra dan Aqua Deteksi Titik Panas di Provinsi Jambi Bertambah

Satelit Terra dan Aqua Deteksi Titik Panas di Provinsi Jambi Bertambah

News | Kamis, 18 September 2014 | 12:43 WIB

Pelaku Pariwisata Mulai Khawatir terhadap Kabut Asap

Pelaku Pariwisata Mulai Khawatir terhadap Kabut Asap

Bisnis | Selasa, 16 September 2014 | 13:05 WIB

Kabut Asap Semakin Pekat, Warga Sampit Gunakan Masker

Kabut Asap Semakin Pekat, Warga Sampit Gunakan Masker

News | Senin, 15 September 2014 | 07:42 WIB

Kabut Asap Kembali Kepung Kota Sampit

Kabut Asap Kembali Kepung Kota Sampit

News | Sabtu, 13 September 2014 | 19:46 WIB

Terkini

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 07:24 WIB

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:20 WIB

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:31 WIB

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:21 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 06:00 WIB

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

×