Array

Barisan Pendukung Jokowi akan Hadang SBY di Bandara Halim

Siswanto Suara.Com
Minggu, 28 September 2014 | 06:40 WIB
Barisan Pendukung Jokowi akan Hadang SBY di Bandara Halim
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) didampingi Wapres Boediono (kedua kanan). (Antara/Widodo S Jusuf)

Suara.com - Barisan Relawan Jokowi Presiden berencana menghadang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma dari lawatan luar negeri, pada Senin (30/9/2014) pukul 06.00 WIB.

Komunitas pendukung Jokowi yang dikenal militan di media sosial ini akan menyerahkan penghargaan "Bapak Anti Demokrasi" kepada Ketua Umum Partai Demokrat itu.

"Prestasi SBY sungguh monumental, berhasil memberangus aspirasi politik rakyat. Maka SBY layak diberi penghargaan Bapak Anti Demokrasi," ujar Ketua Umum Bara JP, Sihol Manullang, dalam pernyataan pers yang diterima suara.com, Minggu (28/9/2014).

Sihol menambahkan Bara JP juga akan mengadu ke Perserikatan Bangsa-bangsa agar jangan sampai SBY menjadi calon Sekretaris PBB.

"Dunia akan bertambah kacau kalau seorang anti-demokrasi menjadi Sekjen PBB," kata Sihol.

Bara JP mengimbau masyarakat Indonesia agar membantu Bara JP menghadang SBY dengan datang berduyun-duyun ke Bandara Halim.

"Dengan risiko apa pun kami sudah siap. Ketua DPP Bara JP Bidang Aksi, Syafti Hidayat akan menjadi koordinator lapangan," katanya.

Syafti Hidayat menegaskan kalangan anti Orde Baru yang kini sebagian besar bermetamorfosa menjadi pendukung perubahan melalui Jokowi-JK, hendaknya beramai-ramai menghadang SBY di Bandara Halim.

"Kita sudah lama tak turun, karena musuh kita tidak jelas. Tetapi sekarang, musuh kita yang sesungguhnya adalah SBY. Kita lawan lawan SBY, kita beri penghargaan," kata Syafti.

Syafti meminta seluruh penduduk Jakarta untuk datang beramai-ramai ke Bandara Halim. Masyarakat diimbau terus memantau melalui media sosial.

Kekesalan terhadap SBY dan Partai Demokrat memuncak ketika Fraksi Demokrat DPR RI walk out dari sidang paripurna Jumat (26/9/2014) dini hari. Partai ini dianggap main-main dalam mendukung pilkada langsung oleh rakyat. Tadinya ikut mendukung dengan 10 persyaratan, tapi menjelang detik-detik voting, mayoritas anggota fraksi itu walk out dari sidang. Akhirnya fraksi pendukung pilkada langsung kalah dan DPR mengesahkan mekanisme pilkada diwakilkan lewat anggota DPRD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI