Malaysia Tolak Serahkan Medali Emas Wushu ke Indonesia

Doddy Rosadi

Rabu, 01 Oktober 2014 | 15:02 WIB
Malaysia Tolak Serahkan Medali Emas Wushu ke Indonesia
Salah satu medali emas yang diraih atlet Malaysia di Asian Games 2014. [Reuters/Issei Kato]

Suara.com - Kontingen Malaysia tidak akan menyerahkan medali emas cabang wushu yang diraih Tai Cheau Xuen di Asian Games 2014. Panitia membatalkan medali emas yang direbut Tai karena gagal lolos dalam tes doping. Tai (22 tahun) disebut positif menggunakan stiumulant, bahan yang masuk dalam kategori terlarang.

Tai meraih emas wushu di nomor Nanquan dan Nando all-round pada 20 September lalu. Dia sudah dikeluarkan dari ajang Asian Games. Namun, delegasi Malaysia akan berjuang untuk tetap mempertahankan medali emas itu melalui proses banding.

"Kenapa kami harus mengembalikan medali emas itu. Hasil tes doping itu telah ditukar," kata Danyal Balagopal, pemimpin kontingen Malaysia.

Tai yang gagal lolos tes doping sudah meninggalkan Incheon, Korea Selatan, dan kembali ke Malaysia. Dia masih terkejut dengan hasil tes dopingnya itu.

Kontingen Malaysia akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga terkait prosedur tes doping yang dilakukan oleh Dewan Olimpiade Asia.

Danyal pun mempertanyakan kenapa perlu waktu 16 jam untuk mengetahui hasil tes urine itu.

"Kami biasanya tahu hasil tes itu setelah dibawa ke laboratorium. Pada hari dilakukan tes urine terhadap Tai, ada lima sampel yang juga dites. (Tentu) Ada kemungkinan bahwa sampel itu tertukar," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dengan kegagalan Tai lolos tes doping, maka medali emas akan jatuh ke tangan atlet wushu Indonesia, Juwita Niza Wasni. Sebelummya, Juwita hanya meraih medali perak karena kalah bersaing dengan Tai.

Tai sendiri sejauh ini belum memberikan komentar apa-apa. Namun di bagian lain, seperti dikutip The Star, ayahnya pun telah menyatakan bahwa sang putri tidak bersalah.

"Dia senantiasa ekstra hati-hati saat mengonsumsi apa pun. Dan dia tak punya alasan minum obat apa pun untuk tampil di ajang sebesar ini, atau di mana pun," tegasnya.

Sementara itu, sebagaimana dikutip Reuters, tak kurang dari Menteri Olahraga Malaysia pun turut berbicara mengenai masalah ini, dengan pernyataan kurang lebih senada. Khairy Jamaluddin, sang menteri, mengatakan bahwa banding akan segera dimasukkan ke CAS, sembari juga mempertanyakan prosedur tes tersebut.

"Ada masalah serius terkait proses (tes) doping bagi atlet wushu (kami)," tulisnya di laman Facebook-nya.

"Kami yakin integritas proses itu telah ternoda, dan (kami) akan banding ke Pengadilan Arbitrase," tegas Jamaluddin. [AFP/CNA/TheStar/Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Emas Malaysia Dicabut, Indonesia Raih Emas dari Wushu

Emas Malaysia Dicabut, Indonesia Raih Emas dari Wushu

News | Selasa, 30 September 2014 | 16:46 WIB

Asian Games, Atlet Malaysia Gagal Lolos Tes Doping

Asian Games, Atlet Malaysia Gagal Lolos Tes Doping

News | Selasa, 30 September 2014 | 12:21 WIB

Gagal di Bulutangkis, Indonesia Raih Emas Atletik

Gagal di Bulutangkis, Indonesia Raih Emas Atletik

News | Senin, 29 September 2014 | 19:39 WIB

Terkini

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB