Enam Fraksi Desak Pemilihan Pimpinan DPR Dilakukan Malam Ini, PKB Abstain

Madinah

Kamis, 02 Oktober 2014 | 05:12 WIB
Enam Fraksi Desak Pemilihan Pimpinan DPR Dilakukan Malam Ini, PKB Abstain
Sebanyak 560 Anggota DPR RI dan 132 anggota DPD RI periode 2014-2019 dilantik di gedung Nusantara Jakarta, Rabu (1/10). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Enam fraksi dalam Rapat Konsultasi Pimpinan Partai meminta agar sidang paripurna Pemilihan Pimpinan DPR tetap dilakukan malam ini.

Politisi Partai Golkar Azis Syamsudin mengatakan, Gerindra, PKS, PPP, PAN, Golkar dan Demokrat setuju untuk melanjutkan paripurna.

"Enam fraksi sudah setuju malam ini," kata Azis Syamsudin di gedung DPR, Jakarta, Rabu (1/10/2014) malam.

Sementara, tiga fraksi lainnya yaitu PDI Perjuangan, Hanura dan Nasdem menginginkan pemilihan pimpinan DPR ditunda hingga esok hari. Sedangkan PKB menyatakan abstain.

Politikus asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah menerangkan, Rapat Konsultasi Pimpinan Partai Politik DPR RI berjalan alot. Sebab, Partai Nasdem meminta untuk membongkar tata tertib (Tatib).

"Teman-teman Nasdem pengen bongkar tatib (tata tertib). Padahal tatib sudah selesai. Kalau dibongkar itu perlu bentuk pansus prolegnas. Dan agak aneh ketika PKB dan PDI Perjuangan mendukung bongkar tatib. Tatib kan undang-undang, artinya dia dibawah UU. Di aturan dewan itu di bawah UU 17/2014. Kita buat ada prosedurnya," kata dia.

Rapat ini dipimpin oleh Politikus Golkar Popong Otje yang merupakan politikus senior dan tertua dalam periode ini. Fahri mengaku kasihan dengan kondisi fisik Popong yang memimpin rapat hingga malam hari.

"Saya kasihan Bu Popong. Dengan kesigapannya yang kurang karena sudah senior, makanya saya usul terbuka saja (rapat ini). Jangan mengganggu dan kesannya membuat rumit, kasihan beliau. Lebih baik masuk ke paripurna dengar usulan semua fraksi," paparnya.

Sementara menurut politisi Nasdem Patrice Rio Capella alotnya rapat kali ini disebabkan posisi suaranya masih lima banding lima alias imbang. Dia menganggap tatib ini perlu diubah karena Nasdem tidak diajak dalam pembuatan tatib tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×