Dikhawatirkan Lari ke Kubu Prabowo, Ini Tanggapan PKB

Siswanto

Jum'at, 03 Oktober 2014 | 07:09 WIB
Dikhawatirkan Lari ke Kubu Prabowo, Ini Tanggapan PKB
Joko Widodo (Jokowi) saat bertemu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menjelang pencalonan di Pilpres 2014. [Suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Di tengah panasnya eskalasi politik di DPR, muncul kekhawatiran internal Koalisi Indonesia Hebat pecah.

Kekhawatiran tersebut muncul lantaran ada beda pandangan antara Presiden terpilih Joko Widodo dan anggota koalisi. Jokowi memiliki pandangan agar semua menteri yang berasal dari partai melepas jabatan struktural di partainya sehingga bisa fokus mengurus negara.

Namun, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar tidak setuju. Ia mengatakan kader partai tetap dapat bekerja dengan baik di pemerintah, walau merangkap jabatan struktural di partai.

Menanggapi bilamana Jokowi tetap kekeuh mempertahankan pandangannya sehingga dikhawatirkan menjadi awal perpecahan, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding mengatakan tidak mau berspekulasi.

"Ya, kita jangan berandai-andai. Nggak sejauh itulah, Pak Jokowi itu kan orangnya akomodatif, memahami pertimbangan, masukan-masukan dari masyarakat," kata Karding kepada suara.com, Jumat (3/10/2014).

Karding menambahkan sesungguhnya hikmah dari keinginan Jokowi adalah agar menteri loyal pada Presiden.

"Sehingga kalau jadi menteri itu anak buah presiden. Nah, bahwa asalnya darimana itu terserah, dari dosen, partai, kelompok, agama tertentu, mewakili agama tertentu. Tapi, ada syaratnya. Syaratnya adalah harus profesional, masalahnya, kan seperti itu," kata Karding.

Namun ia menolak  berbicara lebih lagi. Ia mengatakan masalah tersebut akan dibicarakan oleh Jokowi dan Muhaimin.

"Kalau itu nanti akan dibicarakan oleh Pak Jokowi dan Pak Muhaimin," kata Kadir.

Kekhawatiran Koalisi Indonesia Hebat pecah gara-gara beda pandangan soal posisi menteri dari partai disampaikan oleh anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok.

Menurut dia kalau Jokowi tetap ngotot hal itu bisa menjadi masalah serius.

“Kalau Muhaimin Iskandar tidak boleh rangkap ketua umum partai, ini bisa membuat PKB hengkang dan bisa gabung ke Koalisi Merah Putih,” kata Mubarok.

Kabinet Jokowi-JK terdiri dari 34 kementerian. Komposisinya, 18 menteri diambil dari kalangan profesional murni, sedangkan 16 menteri lagi berasal dari profesional partai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKB Sudah Menduga Demokrat Menolak Bergabung

PKB Sudah Menduga Demokrat Menolak Bergabung

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 13:35 WIB

Tak Soal DPR Dikuasai Pro Prabowo, Asal Jokowi Terapkan Strategi Ini

Tak Soal DPR Dikuasai Pro Prabowo, Asal Jokowi Terapkan Strategi Ini

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 12:31 WIB

Mubarok: PKB Bisa Lari ke Koalisi Merah Putih

Mubarok: PKB Bisa Lari ke Koalisi Merah Putih

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 10:56 WIB

Terkini

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:19 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:17 WIB

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:01 WIB

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:58 WIB

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:52 WIB

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:42 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:37 WIB

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:36 WIB

Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil

Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:19 WIB