Tak Soal DPR Dikuasai Pro Prabowo, Asal Jokowi Terapkan Strategi Ini

Siswanto

Kamis, 02 Oktober 2014 | 12:31 WIB
Tak Soal DPR Dikuasai Pro Prabowo, Asal Jokowi Terapkan Strategi Ini
Jokowi blusukan ke SDN 01 dan SMPN 277, Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Suraya, menilai proses sidang paripurna pengesahan paket pimpinan DPR periode 2014-2019, sepanjang Rabu (1/10/2014) hingga Kamis (2/10/2014) dini hari, hanya memperlihatkan anggota DPR yang tidak memiliki kesantunan dalam berpolitik.

"Kalo melihat kejadian semalam, terlihat banget para anggota DPR ini tidak memiliki kesantunan, baik dalam proses politik maupun komunikasi poltik," kata Suraya kepada suara.com.

Seperti diketahui, sidang perdana anggota DPR diwarnai dengan teriakan, hujatan, dan kisruh.

Sidang paripurna yang selesai pagi tadi, mengesahkan paket pimpinan yang diajukan oleh enam fraksi, yakni Golkar, PPP, PKS, PAN, Gerindra, dan Partai Demokrat. Golkar, PKS, PAN, PPP, dan Gerindra adalah anggota Koalisi Merah Putih.

Ketua DPR dari Fraksi Golkar yaitu Setya Novanto, Fadli Zon dari Fraksi Gerindra menjadi wakil ketua, Taufik Kurniawan dari Fraksi PAN menjadi wakil ketua, Fahri Hamzah dari Fraksi PKS menjadi wakil ketua, dan Agus Hermanto dari Fraksi Demokrat menjadi wakil ketua.

Menurut Suraya, perilaku Koalisi Merah Putih memperlihatkan ambisi menjadi pimpinan DPR. Tujuannya, kata dia, antara lain untuk mengganggu kebijakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Mereka ingin menunjukkan, walaupun mereka tidak bisa memimpin pemerintahan karena calon presidennya (Prabowo) gagal. Karena itu, Koalisi Merah Putih bertekad untuk bisa memimpin di legislatif," kata Suraya.

Kendati DPR sudah dikuasai Koalisi Merah Putih, bukan berarti langkah Jokowi-JK tamat. Presiden dan Wakil Presiden yang didukung oleh lima partai politik tersebut tetap memiliki jalan keluar.

Menurut Suraya, Jokowi-JK dan partai pendukung harus dapat menerapkan strategi komunikasi yang baik.

Pertama, para anggota DPR koalisi Jokowi-JK harus memiliki kemampuan teknik lobi dan negosiasi yang baik. Kedua, melakukan open governance. Ketiga, melakukan pendidikan kepada masyarakat agar menjadi open society sehingga masyarakat bisa pandai mengakses dan mengawasi pemerintahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mubarok: PKB Bisa Lari ke Koalisi Merah Putih

Mubarok: PKB Bisa Lari ke Koalisi Merah Putih

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 10:56 WIB

Koalisi Merah Putih Kuasai Pimpinan DPR, Karding: Tak Bisa Ganggu Jokowi

Koalisi Merah Putih Kuasai Pimpinan DPR, Karding: Tak Bisa Ganggu Jokowi

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 06:38 WIB

Jokowi Berharap DPR Bisa Kerjasama dengan Pemerintah

Jokowi Berharap DPR Bisa Kerjasama dengan Pemerintah

News | Rabu, 01 Oktober 2014 | 09:42 WIB

Jokowi Anggap Lucu Pengesahan UU MD3

Jokowi Anggap Lucu Pengesahan UU MD3

News | Selasa, 30 September 2014 | 14:32 WIB

Siang Ini, Pengunduran Diri Jokowi dari Gubernur Dibahas DPRD

Siang Ini, Pengunduran Diri Jokowi dari Gubernur Dibahas DPRD

News | Selasa, 30 September 2014 | 11:52 WIB

Terkini

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

×