Penyebaran Virus Ebola di Afrika Semakin Sulit Dilacak

Laban Laisila

Sabtu, 04 Oktober 2014 | 04:55 WIB
Penyebaran Virus Ebola di Afrika Semakin Sulit Dilacak
Seorang ilmuwan sedang mengisolasi RNA Ebola untuk diuji. (Reuters/Misha Hussain)

Suara.com - Penyebaran Ebola di kawasan Afrika Barat menjadi semakin cepat yang berakibat sulitnya melakukan pelacakan data kasus penyakit yang mematikan tersebut.

Data dari PBB dan WHO menunjukkan bahwa jumlah kasus Ebola di kawasan Afrika Barat telah mencapai 7.423, yang 3.355 di antaranya berujung kematian.

Menurut sejumlah pihak, perhitungan tersebut masih jauh di bawah fakta yang terjadi di lapangan.

Banyak korban tidak terdata karena tidak mendapatkan pertolongan medis, baik karena disembunyikan oleh keluarganya atau ditolak oleh klinik terdekat.
Di sejumlah tempat, warga bahkan menolak untuk dirawat sehingga semakin menyulitkan proses pendataan.

Pada Agustus lalu, WHO sendiri mengakui bahwa munculnya pasien-pasien yang tidak diketahui asalnya pada setiap pembukaan rumah sakit baru menunjukkan adanya kasus yang tersembunyi.

Pada pekan lalu Centers for Disease Control dari Amerika Serikat menyatakan bahwa jumlah kasus yang terdata di Liberia dan Sierra Leone telah mencapai 8.000. Namun di sisi lain, organisasi itu memperkirakan bahwa jumlah sebenarnya bisa mencapai 21.000 kasus.

Sejumlah pertanyaan kemudian diajukan untuk jumlah kematian di Sierra Leone yang dinilai terlalu rendah, yaitu hanya sekitar 24 persen dari kasus yang tercatat.

Di Liberia dan Guinea, prosentase kematian dari keseluruhan kasus adalah 54 persen dan 61 persen.

Salah satu alasan rendahnya tingkat kematian di Sierra Leone adalah bahwa perhitungan di negara tersebut hanya terpusat pada kasus yang sudah dikonfirmasi oleh tes laboratorium, kata pakar epidemologi WHO, Eric Nilles dan Stephane Hugonnet. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WHO: Vaksin Ebola Belum Siap Hingga Maret 2015

WHO: Vaksin Ebola Belum Siap Hingga Maret 2015

Health | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 16:57 WIB

Seorang Pasien Ebola Akan Diseret ke Meja Hijau

Seorang Pasien Ebola Akan Diseret ke Meja Hijau

News | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 15:21 WIB

Sebanyak 211 Tenaga Medis Meninggal Akibat Ebola

Sebanyak 211 Tenaga Medis Meninggal Akibat Ebola

Health | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 08:07 WIB

Thailand Klaim Punya Obat yang Bisa Sembuhkan Ebola

Thailand Klaim Punya Obat yang Bisa Sembuhkan Ebola

Health | Kamis, 02 Oktober 2014 | 11:52 WIB

Terkini

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:22 WIB

BGN Bongkar Pelanggaran SOP MBG, Dapur Kedapatan Memasak Terlalu Cepat

BGN Bongkar Pelanggaran SOP MBG, Dapur Kedapatan Memasak Terlalu Cepat

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:19 WIB

6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian

6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18 WIB

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang

Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:13 WIB

UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat

UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya

Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat

Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:01 WIB

Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII

Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah

Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

×