Mobil Lamborghini Hotman Paris Kini Hancur

Siswanto

Minggu, 05 Oktober 2014 | 09:39 WIB
Mobil Lamborghini Hotman Paris Kini Hancur
Mobil Lamborghini nomor polisi B 999 NIP milik pengacara Hotman Paris Hutapea (@TMCPoldaMetro)

Suara.com - Mobil Lamborghini nomor polisi B 999 NIP milik pengacara Hotman Paris Hutapea yang kecelakaan di jalan tol Ancol (arah Pluit), tepatnya kilometer 17, Minggu (5/10/2014) sekitar jam 05.30 WIB, sudah diamankan polisi.

Mobil tersebut rusak berat. Keadaannya ternyata tidak seperti yang diceritakan oleh petugas PT Citra Marga tadi pagi, yang disebutkan hanya mengalami lecet usai kecelakaan.

Berdasarkan foto dokumentasi Traffic Management Center Polda Metro Jaya, terlihat mobil warna hijau muda itu benar-benar sudah kehilangan kesan modis dan mewah. Body bagian depan penyok-penyok.

Terlihat kap mesin mobil terangkat ke atas. Bentuk kapnya bengkok-bengkok. Kaca depan terlihat retak di salah satu sisi. Cat mobil di bagian depan dan samping pun rusak parah.

Mobil milik Hotman terlihat menjadi tontonan warga.

Mobil tersebut diamankan bersama mobil truk nomor polisi B 9642 BCI yang dikemudikan oleh Dedy Sulaiman. Dedy Sulaiman sendiri meninggal dunia setelah truknya terguling. Saat ini, jenazahnya sudah dievakuasi ke RSCM.

Kepada suara.com, Hotman Paris Hutapea mengatakan bahwa dalam kecelakaan lalu lintas itu ia ikut menjadi korban. Ia membantah telah menabrak mobil truk yang dikemudikan Dedy Sulaiman.

“Saya korban dari orang yang menghindari mobil kargo (petugas Citra Marga menyebutnya truk box),” kata Hotman.

Hotman menceritakan pada saat itu, ada sebuah mobil kargo yang mengalami pecah ban. Posisi mobil ini berada di lajur kiri. Setelah pecah ban, mobil tersebut oleng ke kanan.

“Akhirnya, mobil bis besar (di sebelah kanan mobil kargo) banting ke kanan, dan mengenai saya (Lamborghini),” kata Hotman.

Waktu itu, kata Hotman, posisi mobil Lamborghini hijaunya berada di lajur paling kanan.

Sementara itu, pengemudi mobil box meninggal dunia setelah kendaraannya terguling.

Saat dihubungi suara.com melalui telepon genggam, Hotman terdengar sedang memberikan keterangan kronologis kejadian kepada beberapa orang. Ia menyebut-nyebut mobil bis kabur dari lokasi kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hotman Paris Ceritakan Detik-detik Kecelakaan Lamborghini

Hotman Paris Ceritakan Detik-detik Kecelakaan Lamborghini

News | Minggu, 05 Oktober 2014 | 09:10 WIB

Kronologis Kecelakaan Hotman Paris Saat Bawa Lamborghini

Kronologis Kecelakaan Hotman Paris Saat Bawa Lamborghini

News | Minggu, 05 Oktober 2014 | 08:35 WIB

Bawa Lamborghini, Hotman Paris Kecelakaan di Tol Ancol

Bawa Lamborghini, Hotman Paris Kecelakaan di Tol Ancol

News | Minggu, 05 Oktober 2014 | 07:54 WIB

Truk Terguling di Tol Ancol, Satu Orang Tewas Mengenaskan

Truk Terguling di Tol Ancol, Satu Orang Tewas Mengenaskan

News | Minggu, 05 Oktober 2014 | 06:32 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×