AS: Turki Dukung Oposisi Suriah Perangi ISIS

Angelina Donna | Suara.com

Sabtu, 11 Oktober 2014 | 08:15 WIB
AS: Turki Dukung Oposisi Suriah Perangi ISIS
Para pejuang Suriah berjalan di barikade yang mereka bentuk untuk melawan ISIS di Aleppo, Suriah, Jumat (10/10/2014) (Reuters/Jalal Al-Mamo)

Suara.com - Turki telah setuju untuk mendukung upaya guna melatih dan melengkapi oposisi moderat Suriah, kata Departemen Luar Negeri AS, Jumat (10/10/2014), setelah utusan AS berbicara dengan pejabat Turki mengenai cara menghadapi kelompok ISIS.

"Kami sangat mengharapkan tim perencanaan DOD (Departemen Pertahanan) bisa mengunjungi Ankara pekan depan guna melanjutkan perencanaan melalui saluran militer," kata wanita Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Marie Harf dalam satu pernyataan.

Utusan Khusus Presiden AS John Allen dan Wakilnya Brett McGurk, pergi ke Turki pekan ini dan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Turki, sebagai bagian dari upaya AS untuk menekan Ankara agar berbuat lebih banyak dalam memerangi kelompok fanatik Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Utusan AS dan para pejabat Turki menekankan "memperkuat oposisi moderat Suriah, yang terlibat perang melawan ISIS dan rejim (Presiden Suriah Bashar) al-Assad, penting bagi setiap penyelesaian politik yang realistis dan langgeng bagi krisis Suriah", kata wanita Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Jen Psaki di dalam satu pernyataan yang dikeluarkan setempat pembicaraan tersebut pada Kamis (9/10/2014).

"Turki dapat membantu dalam banyak cara, bukan hanya dengan tindakan militer langsung," kata Harf kepada wartawan. Ia menambahkan Turki juga dapat menyediakan hak pangkalan buat militer AS untuk membantu kegiatan melawan IS.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel mengatakan bantuan penting militer yang Amerika Serikat ingin peroleh dari Turki ialah akses ke Pangkalan Udara Turki di Incirlik dan kesepakatan untuk membantu melatih serta melengkapi pasukan moderat Suriah.

Turki, yang berbatasan dengan Irak dan Suriah, dipandang oleh para pejabat AS sebagai salah satu unsur penting rencana menyeluruh Presiden Barack Obama untuk menghancurkan ISIS.

Namun Ankara memiliki sasaran yang lebih mendasar, yaitu mengalahkan Pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad, dan menganggap pembentukan zona penyangga di wilayah perbatasan Suriah sebagai syarat bagi keikut-sertaannya dalam koalisi melawan IS.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry pada Rabu (8/10) mengatakan kepada wartawan zona penyangga adalah gagasan "yang pantas dikerjakan dengan cara amat sangat seksama". Tapi Pentagon belakangan menyatakan Departemen Pertahanan AS tersebut tidak menganggap gagasan itu sebagai pilihan militer.

Pada Jumat, Asisten Presiden AS Urusan Kontra-terorisme dan Keamanan Dalam Negeri Lisa Monaco bertemu dengan Hakan Fidan, Kepala Organisasi Intelijen Nasional Turki --yang sedang berkunjung, kata Gedung Putih.

Mereka membahas berbagai "cara untuk memperkokoh kerja sama kontra-teror yang sudah erat dan makin merekatkan kemampuan unik Turki ke dalam koalisi internasional melawan ISIS. (Antara/Xinhua-Oana)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:22 WIB

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:42 WIB

Potret Pengungsi Perang Suriah dalam As Long as the Lemon Trees Grow

Potret Pengungsi Perang Suriah dalam As Long as the Lemon Trees Grow

Your Say | Minggu, 01 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harapan Kecil untuk Tetap Hidup dalam Novel As Long as the Lemon Trees Grow

Harapan Kecil untuk Tetap Hidup dalam Novel As Long as the Lemon Trees Grow

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 09:54 WIB

Di Bawah Presiden Baru, Suriah Ingin Belajar Islam Moderat dan Pancasila dari Indonesia

Di Bawah Presiden Baru, Suriah Ingin Belajar Islam Moderat dan Pancasila dari Indonesia

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 22:46 WIB

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Kuwait Batal Hadapi Timnas Indonesia Malah Lawan Suriah, Erick Thohir Geleng-geleng

Kuwait Batal Hadapi Timnas Indonesia Malah Lawan Suriah, Erick Thohir Geleng-geleng

Bola | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:30 WIB

Akhir Era Assad: Gelombang Kepulangan Pengungsi Suriah Dimulai

Akhir Era Assad: Gelombang Kepulangan Pengungsi Suriah Dimulai

Video | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 12:05 WIB

Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos

Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos

Video | Minggu, 03 Agustus 2025 | 16:45 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB