Kalau Tunjuk Sri Mulyani jadi Menteri, Jokowi Tergantung Asing

Laban Laisila

Senin, 13 Oktober 2014 | 15:46 WIB
Kalau Tunjuk Sri Mulyani jadi Menteri, Jokowi Tergantung Asing
Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (2/5). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Wakil Bendahara Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menuding Joko Widodo tergantung asing jika mengangkat Sri Mulyani Indrawati (SMI) sebagai salah satu menteri di kabinetnya.

"Ini membuktikan kita tergantung asing terutama International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia, padahal Jokowi ingin bertekad mengangkat ekonomi masyarakat dengan prinsip Trisakti dan Revolusi Mental," kata Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/10/2014).

Dia menilai selama ini SMI membuat komitmen utang Indonesia membengkak dengan biaya tinggi, sehingga dikhawatirkan kabinet Jokowi-JK terjerat utang seperti dalam pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Bambang menilai, apabila hal itu terjadi maka Koalisi Merah Putih akan melawan dengan kuat karena diklaimnya sebagai benteng terakhir kedaulatan ekonomi Indonesia.

"Kalau benar SMI dalam kabinet atau menjadi penasihat maka itu ada peran asing terutama pengaruh IMF dan Bank Dunia," ujarnya.

Bambang menantang pembuktian Jokowi tentang komitmennya mengenai Trisaksi dan Revolusi Mental, serta apabila orientasi pada ketergantungan asing maka dipertanyakan komitmennya tersebut.

Dia menilai Jokowi harus membuktikan bahwa dirinya dan partai pengusungnya berpihak pada rakyat kecil dengan tidak mengutamakan kepentingan asing dalam kebijakannya.

Selain itu menurut dia, SMI diduga terkait dengan kasus bailout Bank Century yang melibatkan petinggi Bank Indonesia.

"Ada kasus yang menggantung pada Sri Mulyani, kami menunggu pergerakan KPK untuk meningkatkan status Boediono. Karena penyidikan Boediono terkait Sri Mulyani," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Jusuf Kalla telah melakukan pertemuan dengan Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati di Washington DC, Amerika Serikat pada pertengahan Agustus 2014. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korupsi Transjakarta, Kejagung Dinilai Lamban Panggil Jokowi

Korupsi Transjakarta, Kejagung Dinilai Lamban Panggil Jokowi

News | Senin, 13 Oktober 2014 | 15:36 WIB

Zuckerberg Ikut Blusukan, Jokowi: Baru Lima Menit Langsung Capek

Zuckerberg Ikut Blusukan, Jokowi: Baru Lima Menit Langsung Capek

News | Senin, 13 Oktober 2014 | 15:15 WIB

Mark Zuckerberg Blusukan ke Tanah Abang

Mark Zuckerberg Blusukan ke Tanah Abang

Foto | Senin, 13 Oktober 2014 | 14:35 WIB

Kepada Zuckerberg, Jokowi : Blusukan itu "Go to People, Go to the Ground"

Kepada Zuckerberg, Jokowi : Blusukan itu "Go to People, Go to the Ground"

News | Senin, 13 Oktober 2014 | 13:41 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB