Ini Kata-kata Terakhir Seneng Mujiasih

Ruben Setiawan

Selasa, 04 November 2014 | 18:35 WIB
Ini Kata-kata Terakhir Seneng Mujiasih
Ilustrasi jenazah di atas sofa. (Shutterstock)

Jesse Lorena alias Seneng Mujiasih, (29), warga negara Indonesia (WNI) korban pembunuhan sadis di apartemen Wan Chai, Hongkong sempat berkomunikasi dengan seorang rekannya sebelum ditemukan dalam keadaan tewas. Kepada rekannya itu, Seneng mengatakan akan "bersenang-senang".

Rekan Seneng, Robert Van Der Bosch, seorang lelaki yang berasal dari Amsterdam, Belanda mengaku terakhir kali melihat perempuan itu pada Jumat (31/10/2014) malam waktu setempat.

"Ia mengatakan, "Saya akan bersenang-senang. Saya akan pergi ke pesta Halloween"," kata Robert mengulangi pernyataan Seneng, seperti dikutip oleh Telegraph.

"Itu adalah kata-kata terakhirnya. Itu adalah dua hal yang terus berulang-ulang muncul di pikiran saya. Itu benar-benar mengejutkan. Ia benar-benar baik, normal, ia tidak memakai obat-obatan terlarang. Dan hidupnya berakhir seperti ini. Ini gila, benar-benar gila. Ia adalah gadis yang selalu bahagia, selalu penuh kasih sayang," kenang Robert.

Sebelumnya diberitakan, pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hongkong mengkonfirmasi bahwa visa kerja Seneng telah berakhir pada tahun 2012.

"Dia berasal dari Muna, Sulawesi Utara. Ia memegang visa kerja, namun visanya hanya berlaku sampai tahun 2012," kata Konsul Konsuler I KJRI Hong Kong, Rafail Walangitan seperti dikutip oleh AFP.

Kontrak kerjanya adalah sebagai pembantu rumah tangga dan berlaku sejak tahun 2010 hingga tahun 2012.

"Kami tidak mengetahui statusnya sejak saat itu," kata Rafail.

Mujiasih ditemukan dalam keadaan tanpa busana dengan luka tusukan di leher dan bokong dalam kamar apartemen Rurik Jutting. Sementara itu, korban pertama yang sudah teridentifikasi lebih dahulu, yakni Sumarti Ningsih, ditemukan dalam keadaan terpotong-potong. Potongan tubuh Ningsih ditemukan sudah membusuk dalam sebuah koper yang diletakkan di balkon apartemen.

Polisi menduga kedua korban merupakan pekerja seks, namun ayah Ningsih, Ahmad Kaliman, (58), saat diwawancarai di kediamannya di Cilacap, Jawa Tengah, mengatakan bahwa putrinya berangkat ke Hongkong untuk bekerja di restoran. Ahmad menyatakan harapannya agar pelaku pembunuhan putrinya dihukum mati.

"Saya ingin agar pembunuh anak saya dihukum mati. Ia membunuh anak saya secara sadis, jadi ia harus dihukum mati," kata Ahmad kepada AFP di Cilacap. (Huffington Post/Telegraph/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketika TKW RI Kirim Celana Dalam Kena Pajak Rp800 Ribu, Padahal Belinya Cuma Rp140 Ribu

Ketika TKW RI Kirim Celana Dalam Kena Pajak Rp800 Ribu, Padahal Belinya Cuma Rp140 Ribu

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 18:33 WIB

Terkini

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Bagaimana Cara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak?

Bagaimana Cara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:18 WIB

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

Batam | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:16 WIB

×