Praktisi Hukum Kritik Vonis Mati MA kepada Wawan

Siswanto

Kamis, 13 November 2014 | 09:58 WIB
Praktisi Hukum Kritik Vonis Mati MA kepada Wawan
Ilustrasi hukum (freedigitalphotos/Kittisak)

Suara.com - Mahkamah Agung memperberat hukuman Wawan (39), orang yang membunuh Fransisca Yofie (34) secara sadis, dari hukuman seumur hidup menjadi hukuman mati.

Menanggapi hal itu, praktisi hukum Petrus Bala Pattyona mengatakan hukuman mati atau pidana mati memang dijamin oleh UU atau hukum positif. Tapi, Petrus mempertanyakan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman tersebut, yakni untuk memberikan efek jera kepada masyarakat.

"Kalau pertimbangannya untuk memberi efek jera, itu tidak benar. Kenapa? pertanyaan lanjutan adalah apakah dengan adanya hukuman mati itu -- baik dalam kasus pembunuhan, narkoba, atau kasus kriminal berat lainnya -- pelaku atau masyarakat yang ingin berbuat jahat lantas akan berhenti melakukan perbuatan jahatnya? itu bukan jaminan," kata Petrus kepada suara.com, Kamis (13/11/2014).

Itu sebabnya, menurut Petrus, pertimbangan hakim untuk memberikan efek jera perlu diuji lagi.

Petrus lebih setuju pelaku kriminal berat dihukum penjara seumur hidup. Karena hal itu akan membuat nestapa terpidana.

Lebih jauh, Petrus mengkritik banyaknya vonis hukuman mati yang dijatuhkan hakim kepada terpidana kasus narkoba, tapi tidak dilaksanakan.

Menurut catatan Petrus ada 84 terpidana mati kasus narkoba, tetapi menurut pengamatannya, jaksa baru menjalankan lima kali eksekusi.

"Artinya apa, ini tidak sinkron antara pendapat hakim dengan praktik eksekusi," kata Petrus.

Menurut Petrus kalau vonis hukuman mati hanya sebatas di atas kertas atau tidak dijalankan, maka hal itu semakin tidak membuat orang takut melakukan tindakan melanggar hukum.

"Jadi sebenarnya, kurang pas, kalau pelaku dihukum mati. Seumur hidup saja biar sengsara di penjara," kata Petrus.

Kasus pembunuhan terhadap Fransisca terjadi pada 5 Agustus 2013 di Bandung, Jawa Barat. Pelaku membunuh secara sadis, korban diseret hingga sejauh 800 meter hingga tewas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wawan Salat Tahajud Sebelum Vonis

Wawan Salat Tahajud Sebelum Vonis

News | Senin, 24 Maret 2014 | 19:17 WIB

Paman Dituntut Hukuman Mati, Keponakan Penjara Seumur Hidup

Paman Dituntut Hukuman Mati, Keponakan Penjara Seumur Hidup

News | Kamis, 06 Maret 2014 | 19:02 WIB

Terkini

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:00 WIB

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:00 WIB

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:42 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:30 WIB

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB