JK Sayangkan Adanya Larangan Hadiri Munas Golkar

Siswanto Suara.Com
Selasa, 02 Desember 2014 | 00:34 WIB
JK Sayangkan Adanya Larangan Hadiri Munas Golkar
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla dan Mendagri Tjahjo Kumolo di acara Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Istana Bogor, Senin (24/11/2014). [Antara]

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengharapkan agar Musyawarah Nasional Partai Golkar yang digelar pada 30 November-3 Desember 2014 di Nusa Dua, Bali, berlangsung secara demokratis.

"Kalau pelaksanaannya tidak demokratis pasti hasilnya ada masalah," kata JK di kantor wapres, Jakarta, Senin (1/12/2014).

Mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut mengatakan bila penyelenggaraan munas melarang nama-nama lain untuk berpartisipasi dalam bursa ketua umum Partai Golkar, maka hal itu tidak mencerminkan demokrasi di partai.

"Saya sayangkan tata cara seperti itu, akan menimbulkan masalah. Untuk itu harus kembali ke AD/ART partai," kata Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla mengatakan munas di Bali berlangsung demokratis atau tidak, dapat dilihat dalam pelaksanaannya nanti. "Kita lihat pelaksanaannya," katanya.

Ia sendiri mengaku tidak diundang dalam munas tersebut. "Tidak ada undangan ke Bali," katanya.

Seperti diketahui, internal Partai Golkar terbelah antara kelompok Aburizal Bakrie dan kelompok Agung Laksono. Aburizal mempercepat munas pada November 2014, sedangkan Agung tetap menginginkan digelar Januari 2015. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI