Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi

Bangun Santoso

Selasa, 03 Februari 2026 | 22:15 WIB
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
Seorang wanita bernama Nur Afni Afriyanti, warga Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, diduga menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural (ilegal). ANTARA/Azmi Samsul M
baca 10 detik
  • PMI asal Tangerang, Nur Afni Afriyanti, terlantar di Arab Saudi setelah kondisi kesehatannya memburuk saat bekerja.
  • Nur Afni diberangkatkan secara ilegal pada November 2024 melalui Surabaya oleh oknum berinisial Y tanpa catatan resmi.
  • Disnaker Tangerang berupaya memulangkan korban dan melacak agen ilegal yang memberangkatkan Nur Afni untuk dimintai pertanggungjawaban.

Suara.com - Kisah pilu datang dari seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten. Nur Afni Afriyanti, yang bermimpi mengubah nasib di negeri orang.

Ia kini justru terjebak dan terlantar di sebuah agen penyalur pekerja migran di Arab Saudi, memohon untuk segera dipulangkan ke pelukan keluarganya di tanah air.

Harapannya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga kandas setelah kondisi kesehatannya memburuk. Ironisnya, Nur Afni diduga kuat merupakan korban dari sindikat penyalur PMI nonprosedural atau ilegal, yang nekat memberangkatkannya meski dalam keadaan tidak sehat.

Perjalanan tragis Nur Afni dimulai pada November tahun lalu. Ia diberangkatkan oleh seorang oknum penyalur tenaga kerja yang hanya diketahui berinisial Y.

Bukan melalui jalur resmi dari Jakarta, Nur Afni justru diterbangkan dari Surabaya, Jawa Timur, sebuah taktik yang kerap digunakan sindikat untuk menghindari pengawasan ketat.

Kondisinya yang sudah sakit sejak sebelum berangkat menjadi bom waktu. Setibanya di Arab Saudi, ia tidak mampu bekerja.

Bukannya mendapat perawatan, Nur Afni justru ditelantarkan oleh pihak agen yang seharusnya bertanggung jawab. Kini, satu-satunya keinginannya adalah kembali ke Indonesia.

Kabar memilukan ini akhirnya sampai ke telinga Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat segera bergerak dan mengonfirmasi bahwa Nur Afni Afriyanti adalah warganya.

Pihak Disnaker memastikan bahwa keberangkatannya sama sekali tidak tercatat dalam sistem resmi.

baca juga

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Iis Kurniati, menegaskan bahwa status keberangkatan Nur Afni adalah ilegal.

"Saat kita telusuri di data, dia itu tidak ada namanya, ini berarti kan kalau tidak ada di data kita indikasinya dia itu berangkat ilegal. Dia berangkat secara ilegal pada 2025," jelas Iis sebagaimana diwartakan kantor berita Antara, Selasa (3/2/2026).

Fakta yang lebih mengejutkan terungkap dari keterangan pihak keluarga. Menurut Iis, keluarga mengakui bahwa Nur Afni memang sudah dalam kondisi sakit sebelum berangkat, namun ia tetap memaksakan diri demi bisa bekerja di luar negeri.

Hal ini menyoroti betapa berbahayanya jalur ilegal yang mengabaikan prosedur keselamatan paling dasar sekalipun, yaitu pemeriksaan kesehatan.

"Kalau legal itu kan dia di tes kesehatan. Kalau tes kesehatannya dia sakit pasti enggak bisa berangkat, tapi kalau ini dia paksa berangkat walaupun sakit. Saat di sana (Arab Saudi) dia enggak bisa kerja dan sekarang permintaannya ingin dipulangkan," terangnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak tinggal diam. Sebagai langkah awal, Disnaker kini tengah berupaya keras melacak keberadaan oknum sponsor atau agen berinisial Y yang memberangkatkan Nur Afni untuk dimintai pertanggungjawaban penuh.

Selain memburu pihak yang bertanggung jawab, fokus utama pemerintah saat ini adalah memulangkan Nur Afni secepat mungkin. Koordinasi lintas lembaga pun langsung dijalin.

Pihak Disnaker telah secara resmi bersurat kepada Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk membantu proses repatriasi.

"Kita lagi cari sponsornya untuk dimintai pertanggung jawabannya. Kita telah bersurat ke Kementerian Luar Negeri dan ke BP3MI, untuk memfasilitasi pemulangannya," kata Iis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Padahal Berlatar Myanmar, Syuting Film Extraction: Tygo di Jakarta Bikin Macet dan UMKM Rugi

Padahal Berlatar Myanmar, Syuting Film Extraction: Tygo di Jakarta Bikin Macet dan UMKM Rugi

Entertainment | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:56 WIB

PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam

PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 18:57 WIB

Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang

Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang

News | Minggu, 01 Februari 2026 | 17:47 WIB

Syutingnya Bikin Tangerang Macet Total, Film Lisa BLACKPINK Ternyata Berlatar Myanmar

Syutingnya Bikin Tangerang Macet Total, Film Lisa BLACKPINK Ternyata Berlatar Myanmar

Entertainment | Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:52 WIB

Film Baru Lisa BLACKPINK Bikin Jalan di Tangerang Ditutup, Warga Mengeluh

Film Baru Lisa BLACKPINK Bikin Jalan di Tangerang Ditutup, Warga Mengeluh

Your Say | Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:55 WIB

Bukukan Penjualan Rp2,7 Triliun, Linktown Ungkap Tren Properti Regional 2026

Bukukan Penjualan Rp2,7 Triliun, Linktown Ungkap Tren Properti Regional 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 20:00 WIB

Syuting Film Extraction: Tygo di Tangerang, Anak-Anak Jadi 'Petugas' Dadakan Bantu Atur Lalu Lintas

Syuting Film Extraction: Tygo di Tangerang, Anak-Anak Jadi 'Petugas' Dadakan Bantu Atur Lalu Lintas

Entertainment | Jum'at, 30 Januari 2026 | 22:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×