Agung Siapkan 100 Pengacara Hadapi Gugatan Kubu ARB

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 08 Desember 2014 | 14:56 WIB
Agung Siapkan 100 Pengacara Hadapi Gugatan Kubu ARB
Ketua Tim Penyelamat Partai Golkar Agung Laksono terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional IX yang di adakan di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Senin (8/12) dini hari. Dari tiga calon yang maju, Agung b

Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar versi Munas IX Jakarta, Agung Laksono, menyatakan sudah menyiapkan 100 pengacara untuk menghadapi kemungkinan gugatan yang diajukan kubu Aburizal Bakrie di pengadilan.

"Jadi kami sekarang akan segera ke Kementerian Hukum dan HAM yang dipimpin Priyo Budi Santoso dan Laurens Siburian. Kami sudah minta tim pengacara, ada 100 orang, di dalamnya ada bantuan Todung Mulya Lubis dan Adnan Buyung Nasution," kata Agung di Jakarta, Senin (8/12/2014).

Kubu Agung menyatakan siap melaporkan seluruh proses yang terjadi dalam Munas IX Jakarta kepada Kemenkumham hari ini. Selain itu, Agung mengatakan siap menghadapi jalur hukum apabila terjadi sengketa terkait kepengurusan Partai Golkar.

"Kami sudah menyusun tim pengacara yang terdiri atas kader-kader Golkar agar dapat memenuhi prosedur yang dibutuhkan," ujarnya.

Dia meyakini kepengurusannya yang akan dilegalkan oleh pemerintah karena proses pelaksanaan Munas IX Jakarta berlangsung demokratis. Pelaksanaan Munas itu, menurut dia, tidak terkait dengan kepentingan suatu kelompok atau bisnis tertentu.

"Saya harus yakin punya saya yang dilegalkan, kan ini bukan semata-mata munas tapi menunjukkan praktek demokrasi internal yang baik dan DPP Partai Golkar yang bekerja dengan baik," katanya.

Namun, Agung menegaskan apabila keputusan Kemenkumham sesuai mekanisme hukum yang berlaku dan sesuai ketentuan, maka pihaknya siap menghormati keputusan tersebut.

Selain itu, menurut Agung, apabila kubunya yang menang maka ia siap merangkul seluruh kader, namun harus kooperatif dan memiliki semangat yang sama.

"Kalau kubu Agung Laksono menang, kami akan merangkul seluruh kader kami sepanjang kooperatif dan memiliki semangat yang sama toh untuk kepentingan bangsa," katanya.

Agung mengklaim pelaksanaan Munas IX Jakarta jauh lebih demokratis dibandingkan Munas IX Bali. Hal itu, menurut dia, ditunjukkan dengan pemilihan Ketua Umum yang berlangsung secara terbuka pada Minggu (7/12/2014) malam.

"Munas ini jauh lebih ramai dari Munas Bali karena di sini tidak ada yang ditutupi dan tidak ada agenda tersembunyi," katanya.

Dia menegaskan dengan semangat keterbukaan itu, Golkar telah menunjukkan pada publik bahwa partai tersebut mampu menjalankan praktek demokrasi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tangani Golkar, Kemenkumham Disarankan Bentuk Tim Independen

Tangani Golkar, Kemenkumham Disarankan Bentuk Tim Independen

News | Senin, 08 Desember 2014 | 13:47 WIB

Menkumham: Semua Bisa Datang, Saya Tak Bisa Tolak

Menkumham: Semua Bisa Datang, Saya Tak Bisa Tolak

News | Senin, 08 Desember 2014 | 12:48 WIB

Terkini

Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Tim Hukum: Ini Tindakan Represif, Sarat Politik!

Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Tim Hukum: Ini Tindakan Represif, Sarat Politik!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:39 WIB

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:07 WIB

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:50 WIB

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB