Ini Alasan Polisi Australia Serbu Penyandera di Sydney

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 16 Desember 2014 | 05:01 WIB
Ini Alasan Polisi Australia Serbu Penyandera di Sydney
Dua polisi Australia bersenjata lengkap berjaga di dekat Kafe Lindt, Sydney, tempat 17 warga disandera sejak Senin (15/12/2014) [Reuters/David Gray].

Suara.com - Polisi Australia, dilengkapi dengan senjata laras panjang dan granat, menyerbu penyandera yang menyekap 17 warga Sydney pada Selasa dini hari (16/12/2014). Penyerbuan itu menandai berakhirnya drama penyanderaan yang berlangsung selama 16 jam di sebuah kafe di salah satu pusat bisnis Sydney.

Dalam penyerbuan itu tiga orang dinyatakan tewas, satu di antaranya adalah si penyandera sendiri yang dikenali sebagai pengungsi Iran bernama Man Haron Monis. Sementara itu empat orang lainnya dilarikan ke rumah sakit karena cedera, termasuk seorang polisi yang mengalami luka tembak di pipi.

Andrew Scipione, Komisaris Polisi Negara Bagian New South Wales, mengatakan keputusan untuk menyerbu ke dalam gedung tempat penyanderaan itu berlangsung diambil untuk mengurangi korban jiwa yang jatuh dalam insiden tersebut.

"Mereka menyerbu karena mereka yakin, jika saat itu mereka tidak masuk maka akan ada lebih banyak korban tewas," kata Scipione dalam sebuah jumpa pers yang digelar Selasa dini hari.

Sebelum pasukan polisi bersenjata lengkap itu merangsek masuk, sempat terdengar letusan senjata dari dalam kafe itu dan setidaknya enam orang sandera melarikan diri dari dalam lokasi penyanderaan.

Seorang lelaki berusia 50 tahun, yang diduga sebagai Monis, tewas dalam penyerbuan itu. Selain itu seorang lelaki berusia 34 tahun dan perempuan berusia 38 tahun juga tewas.

Polisi mengatakan ada 17 orang yang disandera dalam insiden itu, termasuk lima orang yang dilepaskan pada Senin siang. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB