Ini Yang Terjadi Menjelang Penyerbuan Kafe Lindt

Esti Utami | Suara.com

Selasa, 16 Desember 2014 | 09:40 WIB
Ini Yang Terjadi Menjelang Penyerbuan Kafe Lindt
Sandera di Kafe Lindt Sydney menyelamatkan diri.

Suara.com - Manajer Kafe Lindt, Tori Johnson yang tewas  ditembak dalam insiden penyanderaan di Sydney, Australia dipuji-puji sebagai pahlawan. Tori yang kini berusia 34 tahun ini, nekad merebut pistol dari penyandera Man Haron Monis, agar para sandera bisa menyelamatkan diri.

Tindakan ini diambil Tori, setelah penyanderaan berlangsung selama 17 jam, dan pelaku terlihat mulai mengantuk. Dia menerjang Monis, sehingga memungkinkan sandera lain menyelamatkan diri.

"Kami sangat bangga pada anak laki-laki kami, Tori. Ia pergi, tapi selamanya akan meninggalkan kenangan dalam ingatan kita sebagai yang paling menakjubkan pasangan hidup, anak dan saudara kita pernah bisa berharap," demikian pernyataan keluarga Tori sebagaimana dibacakan presenter 2GB Ben Fordham baca.

Keluarga Tori juga mengungkapkan terima kasihnya, atas dukungan semua pihak. Tidak hanya orang-orang dari Sydney, tetapi juga  orang-orang di seluruh dunia. Juga duka mereka untuk Laura Dawson, korban meninggal lainnya.

Rincian tentang apa yang terjadi di dalam kafe kini mulai terungkap. Seorang sandera yang masih remaja menceritakan bagaimana pria bersenjata menggunakan penyenderaan ini untuk menyampaikan tuntutannya.

Monis antara lain menuntut pendirian Negara Islam. Ia juga mengancam akanmembunuh sandera yang bergerak.

"Dia mengatakan mata ganti mata, jika ada orang yang menyelamatkan diri seseorang akan meninggal," kata sandera yang maish berusia 19 tahun itu kepada The Daily Telegraph.

Remaja itu menyebutkan, pelaku juga menodongkan senjatanya ke kepala sandera.
"Kita semua takut, saya tidak berpikir pernah ditodong senapan di kepala. Ya kita perlu bantuan, tapi itu hanya akan terjadi jika tuntutan dipenuhi," ujarnya.

Di antara para sandera, terdapat dua perempuan hamil, usia 35 dan 30. Keduanya kini dirawat di rumah sakit, dan kondisinya dilaporkan stabil. Salah satunya adalah Julie Taylor, seorang rekan Laura Dawson. Pengacara Stefan Balafoutis.

Sandera lainnya diidentifikasi adalah Marcia Mikhael, yang dipaksa untuk mengirimkan permohonan video yang mengerikan merinci permintaan penembak kemarin, dan Elly Chen, salah satu dari dua pekerja Lindt perempuan yang melarikan diri dari kafe.

Empat karyawan Westpac yang juga di antara para sandera, dilaporkan aman.

Polisi setempat telah merilis ada enam orang yang dirawat di rumah sakit, terdiri dari seorang perempuan usia 75 tahun yang mengalami luka tembak di bahu, perempuan usia 52 tahun yang mengalami luka tembak di kaki, perempuan usia 43 tahun dengan luka tembak di kaki, seorang laki-laki usia 39 tahun, cidera ringan di wajah akibat tembakan, serta dua perempuan hamil yang menjalani pemeriksaan untuk memastikan kondisi kandungan mereka. (news.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Identitas 2 Korban Meninggal di Kafe Sydney

Identitas 2 Korban Meninggal di Kafe Sydney

News | Selasa, 16 Desember 2014 | 07:14 WIB

Ini Alasan Polisi Australia Serbu Penyandera di Sydney

Ini Alasan Polisi Australia Serbu Penyandera di Sydney

News | Selasa, 16 Desember 2014 | 05:01 WIB

Polisi: Tiga Tewas dalam Pembebasan Sandera di Sydney

Polisi: Tiga Tewas dalam Pembebasan Sandera di Sydney

News | Selasa, 16 Desember 2014 | 04:32 WIB

Terkini

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:44 WIB

Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan

Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:35 WIB

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:25 WIB

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:23 WIB

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:14 WIB

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:05 WIB

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:58 WIB

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:51 WIB

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:49 WIB

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:58 WIB