Dianggap 'Bom Waktu', Bocah dengan HIV Diusir Warga

Doddy Rosadi

Kamis, 18 Desember 2014 | 14:45 WIB
Dianggap 'Bom Waktu', Bocah dengan HIV Diusir Warga
Ilustrasi: Bocah laki-laki menangis. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang bocah dengan HIV diusir dari rumahnya oleh 200 warga. Sebelum mengusir bocah tersebut, warga di salah satu desa di Cina itu membuat petisi tentang pengusiran bocah berusia 8 tahun tersebut.

Salah satu warga yang menandatangani petisi tersebut adalah kakek dari bocah itu yang selama ini menjaganya. Sang kakek mengatakan, cucunya harus diusir dari desa demi menjaga kesehatan warga desa lainnya.

Informasi tentang pengusiran bocah 8 tahun yang hidup dengan HIV itu dirilis oleh harian Global Times. Harian yang dekat dengan Partai Komunis Cina itu menulis, bocah tersebut terjangkit HIV dari ibunya.

Dia didiagnosis terjangkit HIV ketika menjalani tes kecil pada 2011 lalu. Bocah yang diberi nama anonim Kunkun itu ditolak untuk masuk ke sekolah dan warga desa juga enggan melakukan kontak dengannya.

“Tidak ada yang mau bermain dengan saya,” kata Kunkun.

Dalam petisi yang ditandatangani warga tersebut, Kunkun disebut sebagai bom waktu. Warga desa sebenarnya menganggap Kunkun sebagai bocah yang tidak berdosa. Namun, virus HIV dan AIDS telah membuat warga desa ketakutan.

Global Time menulis, ibu Kunkun pergi pada 2006 dan ayahnya juga menghilang setelah mengetahu anaknya positif HIV. Kasus Kunkun ini memunculkan perdebatan di dunia maya. Para pengguna Sina Weibo mengecam tindakan warga yang mengusir Kunkun.

“Kenapa dia ditelantarkan, itu merupakan tindakan yang tidak adil. Ini karena warga Cina tidak mendapatkan pendidikan yang cukup sehingga menjadi abai dan mudah panik,” kata salah satu netizen.

Komisi Keluarga Berencana dan Kesehatan Cina mengungkapkan, hingga Oktober lalu, ada 497 ribu warga Cina yang hidup dengan HIV AIDS. Kasus pertama HIV AIDS di negara itu terjadi pada 1985. (AFP/CNA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dunia Bebas HIV/AIDS apabila Semua Gay Dieksekusi

Dunia Bebas HIV/AIDS apabila Semua Gay Dieksekusi

News | Kamis, 04 Desember 2014 | 18:20 WIB

Transfusi Darah Tercemar, 10 Bocah Positif Idap HIV

Transfusi Darah Tercemar, 10 Bocah Positif Idap HIV

News | Kamis, 04 Desember 2014 | 17:40 WIB

Ini Jurus Ampuh Terhindar dari HIV/AIDS

Ini Jurus Ampuh Terhindar dari HIV/AIDS

Health | Rabu, 03 Desember 2014 | 01:00 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB