Dua Tersangka Teroris di Banyuwangi Terkait Dulmatin

Laban Laisila | Suara.com

Selasa, 23 Desember 2014 | 20:47 WIB
Dua Tersangka Teroris di Banyuwangi Terkait Dulmatin
Sejumlah anggota Densus 88 menggeledah rumah kos terduga anggota jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (15/9). [Antara/Basri Marzuki]

Suara.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf mengakui dua terduga teroris yang ditangkap Densus 88/Antiteror Polri di Banyuwangi dan Lamongan terkait dengan Dulmatin, tersangka Bom Bali 2002.

"Itu DPO (daftar pencarian orang) lama yang ditangkap Densus di Banyuwangi dan Lamongan, ada kaitannya dengan Dulmatin," katanya setelah memimpin apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2014 untuk pengamanan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 di Surabaya, Selasa (23/12/2014).

Sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris berinisial AM (44), warga Perum Puri Brawijaya Permai Kebalenan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (22/12/2014) malam.

"Ya, benar, tim Densus 88 menangkap warga Banyuwangi pada Senin (22/12/2014) sekitar pukul 19.30 WIB dan yang bersangkutan sudah dibawa ke Mabes Polri untuk pengembangan lebih lanjut," kata Kapolres Banyuwangi AKBP Tri Bisono Sumiharso.

Di Lamongan, tim Densus 88 Antiteror Polri dalam waktu hampir bersamaan juga telah menangkap terduga teroris, TS alias Toni alias Amir alias Fadhli alias Abu Sauqi (36), warga Dusun Kalimalang, Desa Kentong, Kecamatan Glagah, Lamongan, Minggu (21/12/2014) malam.

"Terduga teroris ini (TS alias Toni) adalah wiraswasta, warga Dusun Kalimalang RT 3 RW 1, Desa Kentong, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur," kata Kadiv Humas Polda Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie di Jakarta.

Ronny mengaku terduga teroris Toni itu memang sudah lama menjadi DPO Densus 88/Antiteror Polri.

"Keterlibatan dia karena dia mengikuti pelatihan di Jantho Aceh dan ikut merencanakan pelatihan di Aceh yang dipimpin Dulmatin," katanya.

Kepolisian juga mewaspadai teroris memanfaatkan momentum Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 dengan menugaskan intelijen dan bintara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (babinkamtibmas) untuk melakukan deteksi dini.

"Ancaman teroris itu ada di beberapa wilayah pantura dan 'tapal kuda', nanti kita lakukan deteksi dini dan antisipasi agar masyarakat nyaman dan aman merayakan Natal dan Tahun Baru," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Densus 88 Bekuk Tersangka Teroris di Banyuwangi

Densus 88 Bekuk Tersangka Teroris di Banyuwangi

News | Selasa, 23 Desember 2014 | 17:04 WIB

Terkini

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:27 WIB

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:24 WIB

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:22 WIB

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:17 WIB

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:15 WIB

Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa

Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:13 WIB

Karena Ini, Pengacara Eks Wamenaker Noel Tuding KPK Tebang Pilih

Karena Ini, Pengacara Eks Wamenaker Noel Tuding KPK Tebang Pilih

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:06 WIB

Perdagangan Kayu Ilegal Masih Marak, Bisakah Sains Forensik Jadi Solusi?

Perdagangan Kayu Ilegal Masih Marak, Bisakah Sains Forensik Jadi Solusi?

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:52 WIB

Berawal dari Perkelahian Adik, Pemuda di Maluku Tewas Dipukul Prajurit TNI

Berawal dari Perkelahian Adik, Pemuda di Maluku Tewas Dipukul Prajurit TNI

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:47 WIB

Kapal Pertamina Tak Bisa Lewat Selat Hormuz, DPR Dorong Pemerintah Lakukan Diplomasi ke Iran

Kapal Pertamina Tak Bisa Lewat Selat Hormuz, DPR Dorong Pemerintah Lakukan Diplomasi ke Iran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:44 WIB