Jenderal Sutarman Jamin Surabaya Aman

Siswanto, Bagus Santosa

Senin, 05 Januari 2015 | 19:19 WIB
Jenderal Sutarman Jamin Surabaya Aman
Kapolri Jenderal Pol Sutarman (kanan) berbincang dengan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kiri) di Kantor Presiden, Rabu (17/9). [Antara/Andika Wahyu]

Suara.com - Kapolri Jenderal Sutarman menjamin Indonesia saat ini, khususnya Surabaya, dalam kondisi aman.

"Saya pastikan Indonesia aman, tidak ada ancaman apapun di Surabaya maupun di Jawa Timur," katanya di sela mengunjungi keluarga korban pesawat AirAsia di Rumah Sakit Bhayangkara, Mapolda Jatim, Senin (5/1/2015).

Mantan Kapolwiltabes Surabaya itu mengemukakan hal itu menanggapi pernyataan Juru Bicara Kedubes AS tentang peringatan keamanan pada 3 Januari 2015.

Pesan tersebut mengingatkan warga negara AS akan potensi ancaman terhadap bank-bank dan hotel-hotel terkait dengan AS yang ada di Surabaya.

Untuk memastikan isu (travel warning) itu, Jenderal Sutarman menyatakan Polri perlu membahas persoalan ini dengan Kedutaan Amerika.

"Kriterianya apa soal travel warning tersebut, namun saya pastikan, Indonesia aman dari gangguan Kamtibmas, Surabaya aman, tidak perlu dikhawatirkan," katanya didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf.

Sebelumnya, Kedubes AS menyatakan melindungi warga negara AS di luar negeri merupakan salah satu prioritas tertinggi Departemen Luar Negeri AS. Karena itu, Kedubes AS memberikan informasi terbaru terkait dengan keamanan serta pertimbangan lainnya yang perlu diketahui oleh warganya ketika berpergian ke luar negeri.

"Kami sangat menganjurkan warga Negara AS yang tinggal di luar negeri atau sedang berpergian ke luar negeri untuk mendaftar di the Smart Traveler Enrollment Program (STEP) guna menerima informasi terkini terkait keamanan dan keselamatan dari kedubes," kata juru bicara Kedubes AS itu.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf mengaku pihaknya belum menerima official letter (surat resmi) dari Kedubes AS di Indonesia. Polda Jatim telah melakukan langkah antisipasi, seperti menempatkan personel di tempat objek-objek vital yang biasa dikunjungi warga AS di Surabaya atau Jatim pada umumnya.

"Saya sudah mengantisipasi, tapi kebijakan dari Kedubes AS itu tidak ada kaitannya dengan hilangnya pesawat AirAsia QZ8501," katanya, didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta mengaku telah melakukan antisipasi melalui pengamanan sejumlah objek vital, di antaranya Hotel JW Marriott, Hotel Shangrila, KFC, dan Mc Donalds.

"Kami menghargai travel warning dari Kedubes AS. Karena itu, sejumlah personel kami siagakan di objek-objek vital. Hanya, kami minta warga tidak panik, sebab sampai saat ini situasi Surabaya masih kondusif," katanya.

Secara terpisah, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan bahwa kota Surabaya tetap aman terkendali.

"Surabaya aman-aman saja. Kalau ada sesuatu pasti ada informasi sampai ke saya. Di tiap-tiap kecamatan, kami ada petugas. Setiap malam, mereka up-date informasi, bahkan listrik mati saja dilaporkan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bangku AirAsia QZ8501

Bangku AirAsia QZ8501

Foto | Senin, 05 Januari 2015 | 19:14 WIB

Penyelam Kembali Naik Kapal karena Bawah Laut Terlalu Gelap

Penyelam Kembali Naik Kapal karena Bawah Laut Terlalu Gelap

News | Senin, 05 Januari 2015 | 19:03 WIB

Badan Pesawat AirAsia QZ8501 Diduga Terbelah

Badan Pesawat AirAsia QZ8501 Diduga Terbelah

News | Senin, 05 Januari 2015 | 18:48 WIB

Kursi yang Dibawa Heli Seahawk Diduga Kursi Pramugari

Kursi yang Dibawa Heli Seahawk Diduga Kursi Pramugari

News | Senin, 05 Januari 2015 | 18:42 WIB

Terkini

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

×