Setelah Diprotes, Sampoerna Turunkan Iklan Rokok Mesum

Siswanto

Selasa, 06 Januari 2015 | 17:29 WIB
Setelah Diprotes, Sampoerna Turunkan Iklan Rokok Mesum
Papan iklan rokok A Mild di Jakarta (suara.com/Rifa Kurnia)

Suara.com - Setelah mendapatkan reaksi dari masyarakat, PT HM Sampoerna Tbk memutuskan untuk menurunkan seluruh iklan A Mild yang sebelumnya terpampang di reklame.

"Kami berterima kasih atas apa yang disampaikan masyarakat. Mulai hari ini, kami akan hentikan iklan dan turunkan reklame yang sudah terpasang," ujar Head of Regulatory Affairs PT HM Sampoerna Tbk, Elvira Lianita, Selasa (6/1/2015).

Seperti diketahui, dua hari terakhir, netizens ramai-ramai mendiskusikan papan iklan rokok yang terpasang di berbagai daerah di Indonesia. Sebagian dari mereka menilai gambar dalam iklan rokok tersebut berbau mesum sehingga papan iklan tersebut harus diturunkan.

Gambar yang dipersoalkan yaitu sepasang muda-mudi. Tangan kiri si lelaki memeluk pinggang si perempuan. Dan si perempuan merangkul pundak pasangannya. Wajah mereka pun berdekatan satu sama lainnya. Kemudian di sebelahnya tertulis "Mula - mula Malu Malu, Lama - lama Mau."

Kemarin, Senin (5/1/2015), muncul petisi berjudul "Stop Reklame Mesum pada Iklan Rokok A Mild" yang ditayangkan di situs change.org. Petisi ditujukan kepada Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Judhariksawan, PT. HM Sampoerna Tbk, dan Menkominfo Rudiantara.

Sejak petisi tersebut ditayangkan hingga Selasa (6/1/2015) pukul 16.00 WIB, sudah berhasil menggalang lima ribu dukungan dari publik.

Menurut petisi, iklan tersebut memberikan pesan negatif kepada masyarakat, khususnya para pemuda dan pemudi.

"Bisa kita bayangkan bahaya yang mengancam pada bangsa ini, khususnya kaum pemuda pemudi. Untuk itu bantu kami memberikan peringatan keras kepada perusahaan rokok dan agensi periklanan yang telah mengkampanyekan iklan rokok dengan gambar dan pesan bernada mesum ini," demikian kutipan petisi itu.

"Kami meminta kepada Pemerintah yaitu Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia Bapak Rudiantara, Komisi Penyiaran Indonesia dan juga PT. HM Sampoerna Tbk selaku produsen Rokok tersebut untuk segera menurunkan iklan rokok pada reklame yang kami sebutkan di atas."

Disebutkan pula bahwa saat ini sudah sangat mengkhawatirkan tingginya angka perokok di Indonesia. Rokok berbahaya tak hanya bagi yang merokok, tapi juga orang di sekitarnya. Sebaliknya, iklan rokok kian merajalela tanpa memikirkan dampak bahaya bagi masyarakat. (Yovie Wicaksono)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Petisi Stop Iklan Rokok Mesum Didukung Ribuan Orang

Petisi Stop Iklan Rokok Mesum Didukung Ribuan Orang

News | Selasa, 06 Januari 2015 | 16:17 WIB

Terkini

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:56 WIB

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:49 WIB

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:42 WIB

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:30 WIB

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:45 WIB

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:45 WIB

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

×