Sampel DNA Keluarga Korban AirAsia Masih Belum Lengkap

Laban Laisila

Sabtu, 10 Januari 2015 | 05:40 WIB
Sampel DNA Keluarga Korban AirAsia Masih Belum Lengkap
Jenazah korban AirAsia QZ8501 diberangkatkan dari Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalteng, Minggu (4/1/2015) malam, menuju ke Surabaya. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim masih menerima 160 sampel DNA dari keluarga penumpang AirAsia QZ8501 dari 162 sampel yang dibutuhkan.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Awi Setiawan meyakini dalam waktu dekat, pihaknya mampu mengumpulkan secara keseluruhan jumlah sampel DNA yang dibutuhkan.

"Semoga dalam waktu dekat, bisa segera memenuhi jumlah yang dibutuhkan, sehingga mempermudah kinerja tim DVI," ujar Awi di Surabaya, Jumat (9/1/2015).

Awi menjelaskan, sampel DNA diperlukan untuk dijadikan data pembanding dalam proses identifikasi para korban. Sampel DNA bisa diambil dari rambut, kuku serta darah keluarga.

Jumlah sampel DNA yang berhasil dikumpulkan ini berbanding terbalik dengan data ante mortem korban AirAsia QZ8501 yang sudah terkumpul semua, tidak terkecuali data milik kopilot asal Prancis yang didapatkan dari Interpol.

Hingga pagi ini, tim sendiri sudah berhasil mengevakuasi 48 jenazah korban AirAsia.

27 jenazah sudah berhasil diidentifikasi dan diserahterimakan kepada keluarga, 12 jenazah selesai proses pendataan post mortem dan tinggal menunggu hasil rapat rekonsiliasi, sisanya dua jenazah masih dalam proses pemeriksaan data. (Yovie Wicaksono)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Basarnas Menolak Sebutkan Jumlah Dana Evakuasi AirAsia

Basarnas Menolak Sebutkan Jumlah Dana Evakuasi AirAsia

News | Sabtu, 10 Januari 2015 | 04:15 WIB

Tujuh Jenazah Korban AirAsia Tiba di RS Bhayangkara

Tujuh Jenazah Korban AirAsia Tiba di RS Bhayangkara

News | Jum'at, 09 Januari 2015 | 23:51 WIB

Terkini

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

×