Paus: Umat Katolik Tak Harus Berkembang Biak Seperti Kelinci

Liberty Jemadu

Selasa, 20 Januari 2015 | 21:49 WIB
Paus: Umat Katolik Tak Harus Berkembang Biak Seperti Kelinci
Umat Katholik di Manila, Filipina, mengikuti Misa di Rizal Park yang dipimpin langsung oleh Paus Fransiskus, (18/1). (Reuters)

Suara.com - Umat Katolik tidak harus berkembang biak seperti kelinci, hanya karena Gereja melarang penggunaan alat kontrasepsi, demikian dikatakan Paus Fransiskus pada Minggu (19/1/2015), dalam perjalanan dari Manila, Filipina menunju Roma, Italia.

Dalam perjalanan yang mengakhiri kunjungannya ke Asia itu, Paus Fransiskus berbicara tentang keluarga berencana dan ledakan penduduk, isu yang sedang hangat di Filipina karena Gereja Katolik menentang undang-undang yang mempermudah penyediaan alat-alat kontrasepsi.

"Beberapa pihak mengira, maafkan jika saya menggunakan kata-kata kasar, bahwa untuk menjadi orang Katolik yang baik ia harus berkembang biak seperti kelinci. Itu tidak benar," kata Fransiskus.

Ia mengatakan bahwa keluarga Katolik harus bertanggung jawab dan mendukung cara-cara mengendalikan kelahiran dengan program keluarga berencana alami. Program KB alami dilakukan dengan cara menghindari hubungan seks ketika istri sedang dalam masa subur.

Ia mencontohkan seorang perempuan yang pernah dia temui, yang sudah melahirkan tujuh orang anak melalui proses caesar dan kini membahayakan nyawanya dengan kembali hamil.

"Itu adalah contoh perilaku tidak bertanggung jawab," tegas Fransiskus. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dengan Berjas Hujan Ribuan Orang Sambut Paus di Tacloban

Dengan Berjas Hujan Ribuan Orang Sambut Paus di Tacloban

News | Sabtu, 17 Januari 2015 | 15:10 WIB

Paus Fransiskus Tiba di Filipina, Keamanan Diperketat

Paus Fransiskus Tiba di Filipina, Keamanan Diperketat

News | Kamis, 15 Januari 2015 | 23:36 WIB

Paus Fransiskus: Perempuan Boleh Menyusui di Tempat Publik

Paus Fransiskus: Perempuan Boleh Menyusui di Tempat Publik

News | Selasa, 13 Januari 2015 | 20:31 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB