Video Dipenggalnya Warga Jepang Sandera ISIS Palsu?

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Minggu, 25 Januari 2015 | 06:22 WIB
Video Dipenggalnya Warga Jepang Sandera ISIS Palsu?
Potongan gambar memperlihatkan Kenji Goto memegang foto yang diklaim adalah Haruna Yukawa yang tewas dipenggal oleh ISIS. [SITE Intelligence Group]

Suara.com - Pihak Islamic State atau ISIS dilaporkan telah merilis sebuah video baru yang mengklaim bahwa salah satu warga Jepang yang mereka sandera sudah dipenggal. Video itu juga disebut mengutarakan permintaan "tebusan" baru dari ISIS untuk pembebasan satu warga Jepang yang masih hidup.

Dalam video ini, jurnalis Kenji Goto tampak memegang sebuah foto yang memperlihatkan tubuh tak bernyawa sandera lainnya, Haruna Yukawa. Menurut SITE Intelligence Group, salah satu organisasi Amerika Serikat (AS) yang memonitor situs-situs ekstremis, video ini sudah tersebar antara lain lewat beberapa akun Twitter yang terkait ISIS.

Sebagaimana diberitakan USA Today pula, Minggu (25/1/2015) dini hari WIB, pihak pemerintah Jepang menyatakan masih berusaha memverifikasi keaslian video tersebut. Namun sementara itu, Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe disebut sudah mengeluarkan pernyataan yang mengutuk tindakan teror tersebut, sekaligus mengutarakan kesedihannya. Abe menyebut tindakan teroris itu "biadab" dan "tak bisa dibiarkan".

Di pihak lain, Presiden AS Barack Obama juga disebut telah mengeluarkan pernyataan yang memberi dukungan pada Jepang, sekaligus mendesak dibebaskannya Goto dan sandera-sandera ISIS lainnya. Namun sementara itu, Patrick Ventrell selalu wakil juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, menyatakan bahwa kalangan intelijen masih bekerja untuk mengonfirmasi keaslian video tersebut.

Video itu memang sejauh ini diakui belum bisa diverifikasi. Pihak SITE sendiri sebelum ini diketahui telah melaporkan sejumlah video ISIS yang terbukti otentik. Sementara itu, menurut pemberitaan Kyodo News, video yang sama juga dikirimkan langsung melalui e-mail kepada istri dari salah seorang sandera.

Video ini juga disebut memunculkan kontra-klaim di sejumlah situs terkait terorisme. Sebabnya antara lain, video ini tampak berbeda dengan video-video ISIS sebelumnya, di mana yang ditampilkan kali ini hanyalah gambar tak bergerak (statis) Goto yang memegang sebuah foto, sementara rekaman suara yang dianggap sebagai suaranya diputar. Goto sendiri tak tampak bergerak maupun berbicara di video ini.

Salah seorang pemilik akun militan di sebuah situs ISIS menyatakan bahwa video itu palsu. Sementara militan lainnya disebut mengatakan bahwa video ini sebenarnya hanya ditujukan kepada keluarga Goto. Militan ISIS lainnya disebut mengungkapkan bahwa video ini tampaknya tidak dirilis Al-Furqan, salah satu sayap media ISIS yang diketahui selama ini merilis video-video mereka, karena tidak terlihat ada logonya.

"Saya adalah Kenji Goto Jogo," tutur suara dalam video itu, yang tampaknya ditujukan kepada keluarganya dan pemerintah Jepang.

"Anda telah melihat foto dari rekan satu selku, Haruna, yang telah dipenggal di tanah ISIS. Anda telah diperingatkan. Anda telah diberi deadline, sehingga para penyanderaku pun bertindak sesuai sumpah meeka," sambungnya.

Sebelumnya, dalam video yang memperlihatkan Goto dan Yukawa, bersama sosok jagal ISIS yang dikenal selama ini selalu tampil, pihak ISIS menuntut tebusan dari pemerintah Jepang sebesar US$200 juta. Mereka pun memberi tenggat waktu 72 jam, yang akhirnya berlalu Jumat lalu, dengan pemerintah Jepang tak menyerahkan tebusan apa pun.

Namun pada video terbaru ini, (suara) Goto terdengar menyebutkan bahwa pihak ISIS telah mengubah permintaan mereka, dengan kata lain tidak lagi menginginkan tebusan uang.

"Permintaan mereka lebih gampang (sekarang). Mereka berlaku fair. Mereka tidak lagi mengingingkan uang. Jadi Anda tak perlu khawatir bakal harus mendanai teroris. Mereka (kini) hanya menginginkan dibebaskannya saudari mereka yang ditahan, Sajida al-Rishawi," ujar suara Goto pula.

Untuk diketahui, al-Rishawi adalah seorang perempuan pelaku bom bunuh diri dalam serangan Al Qaeda ke sebuah hotel di Yordania pada 2005 lalu. Dia berhasil ditangkap setelah bahan peledak di tubuhnya gagal berfungsi. Dalam serangan yang menewaskan 57 orang yang sebagian besar adalah tamu acara pernikahan itu, diketahui ada tiga lelaki pelaku bom bunuh diri lainnya yang berhasil melakukan tugasnya, di mana salah satunya adalah suami al-Rishawi. [USA Today]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:22 WIB

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:42 WIB

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos

Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos

Video | Minggu, 03 Agustus 2025 | 16:45 WIB

Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?

Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?

News | Senin, 03 Februari 2025 | 10:24 WIB

Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar

Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar

News | Minggu, 02 Februari 2025 | 21:06 WIB

Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah

Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah

News | Sabtu, 11 Januari 2025 | 16:29 WIB

Nasib Tragis Tiga Remaja Inggris yang Menjadi Pengantin ISIS

Nasib Tragis Tiga Remaja Inggris yang Menjadi Pengantin ISIS

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 17:07 WIB

AS Dalam Bahaya! Ancaman Terorisme Meningkat, Pemerintah Terus Berjaga

AS Dalam Bahaya! Ancaman Terorisme Meningkat, Pemerintah Terus Berjaga

News | Senin, 06 Januari 2025 | 16:16 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB