Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Minggu, 02 Februari 2025 | 21:06 WIB
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
Ilustrasi tentara Amerika Serikat. (AFP)

Suara.com - Pemerintah daerah Puntland yang semi-otonom di Somalia mengatakan pada hari Minggu bahwa serangan militer AS di pegunungan Golis telah menewaskan "tokoh-tokoh kunci" dalam kelompok ISIS.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan serangan udara tersebut pada hari Sabtu malam, dengan mengunggah di platform Truth Social bahwa ia telah memerintahkan "serangan udara militer presisi terhadap perencana serangan senior ISIS dan teroris lainnya" di Somalia.

ISIS memiliki kehadiran yang relatif kecil di Somalia dibandingkan dengan Al-Shabaab yang terkait dengan Al-Qaeda, tetapi para ahli telah memperingatkan tentang meningkatnya aktivitas.

Serangan tersebut dilakukan di wilayah utara Somalia, tempat Pasukan Pertahanan Puntland telah melakukan operasi melawan ISIS sejak Desember. Kelompok radikal tersebut dikatakan telah membangun kehadiran di pegunungan Golis.

"Serangan udara baru-baru ini telah menyebabkan netralisasi tokoh-tokoh kunci dalam ISIS, menandai kemajuan yang signifikan saat kita maju ke fase kedua operasi kita," kata pemerintah daerah pada hari Minggu.

Pernyataan itu menyebut keterlibatan AS dalam serangan udara "tak ternilai" dan menyampaikan "rasa terima kasih yang tulus" tetapi pernyataan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang serangan itu.

Sebuah pernyataan pemerintah Somalia yang dikeluarkan di Mogadishu mengatakan operasi di wilayah Bari "dikoordinasikan bersama oleh pemerintah Somalia dan Amerika" dan telah menargetkan "para pemimpin senior ISIS".

Pernyataan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Presiden Hassan Sheikh Mohamud diberi pengarahan tentang serangan itu pada Sabtu malam, menurut kantor presiden, yang menambahkan serangan itu "memperkuat kemitraan keamanan yang kuat" antara kedua negara.

Ia juga menyampaikan "rasa terima kasih yang terdalam" kepada Washington setelah serangan itu dalam sebuah posting pada hari Minggu X.

"Terorisme tidak akan menemukan teman, atau tempat untuk disebut rumah, di negara bagian Puntland dan seluruh Somalia," tambahnya.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan "penilaian awal adalah bahwa beberapa anggota tewas dalam serangan udara itu".

Ia menambahkan bahwa tidak ada warga sipil yang terluka dalam serangan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

23 Militan Kurdi Tewas di Suriah, Eskalasi Serangan Turki Pasca Trump Menjabat

23 Militan Kurdi Tewas di Suriah, Eskalasi Serangan Turki Pasca Trump Menjabat

News | Minggu, 02 Februari 2025 | 20:40 WIB

Guantanamo Jadi Penjara Migran, Trump Kirim 2 Penerbangan Akhir Pekan Ini

Guantanamo Jadi Penjara Migran, Trump Kirim 2 Penerbangan Akhir Pekan Ini

News | Minggu, 02 Februari 2025 | 17:20 WIB

Israel Klaim Gagalkan Serangan Teroris di Tepi Barat, Ledakan Sekunder Guncang Qabatiya

Israel Klaim Gagalkan Serangan Teroris di Tepi Barat, Ledakan Sekunder Guncang Qabatiya

News | Minggu, 02 Februari 2025 | 16:57 WIB

Netanyahu Menjadi Pemimpin Pertama yang Diterima Trump Setelah Pelantikan, Bahas Konflik Gaza dan Iran

Netanyahu Menjadi Pemimpin Pertama yang Diterima Trump Setelah Pelantikan, Bahas Konflik Gaza dan Iran

News | Minggu, 02 Februari 2025 | 14:18 WIB

Tarif Baru Amerika Serikat Untuk Barang Impor dari Kanada, China dan Meksiko

Tarif Baru Amerika Serikat Untuk Barang Impor dari Kanada, China dan Meksiko

News | Minggu, 02 Februari 2025 | 14:09 WIB

Pengamat Curigai Sesatnya Kurs Rupiah di Google Ulah Hacker yang Kecewa pada Prabowo

Pengamat Curigai Sesatnya Kurs Rupiah di Google Ulah Hacker yang Kecewa pada Prabowo

Bisnis | Minggu, 02 Februari 2025 | 09:45 WIB

Terkini

Israel Culik Aktivis Global Sumud Flotilla dan 9 WNI, PBB: Mereka Harus Dilindungi

Israel Culik Aktivis Global Sumud Flotilla dan 9 WNI, PBB: Mereka Harus Dilindungi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:35 WIB

Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR

Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:34 WIB

Kemenko Polkam Pastikan Negara Hadir Jamin Keselamatan WNI yang Ditahan Tentara Zionis Israel

Kemenko Polkam Pastikan Negara Hadir Jamin Keselamatan WNI yang Ditahan Tentara Zionis Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:27 WIB

Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor

Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:26 WIB

KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel

KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:22 WIB

Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak

Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:20 WIB

TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!

TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:19 WIB

Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?

Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:17 WIB

Terancam Pidana Berat, 4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hadapi Sidang Tuntutan

Terancam Pidana Berat, 4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hadapi Sidang Tuntutan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:13 WIB

Prabowo Merasa Pilu Hati Dengar Kritik Keras PDIP

Prabowo Merasa Pilu Hati Dengar Kritik Keras PDIP

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:12 WIB