Tolak Sadap Warga Palestina, 43 Agen Intelijen Israel Dipecat

Liberty Jemadu

Selasa, 27 Januari 2015 | 09:04 WIB
Tolak Sadap Warga Palestina, 43 Agen Intelijen Israel Dipecat
Ilustrasi militer Israel (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah unit intelijen militer top Israel memecat 43 agen veteran pada Senin (26/1/2015), karena puluhan agen itu menolak untuk memata-matai warga Palestina yang menetap dalam wilayah yang dicaplok Israel.

Unit 8200, demikian sebutan untuk badan intelijen militer Israel yang bertugas untuk menyadap komunikasi elektronik musuh, memecat 43 anggotanya karena pada September 2014 lalu menulis surat kepada Perdana Menteri Benyamin Netanyahu dan kepala staf angkatan bersenjata. Dalam surat itu mereka mengatakan tak bisa lagi bersedia bekerja di unit itu.

Surat yang dikirim hanya beberapa pekan setelah perang 50 hari melawan Hamas di Gaza itu dinilai sebagai ungkapan kemarahan dari internal militer terhadap kebijakan keamanan Netanyahu.

"Kami menolak untuk ambil bagian dalam aksi melawan warga Palestina dan menolak untuk terus menjadi alat yang memperbesar peran militer di wilayah pendudukan Israel di Palestina," bunyi surat itu seperti disiarkan oleh harian Yedioth Ahronoth.

Tak ada nama penandatangan dalam surat itu karena tampaknya para agen menjaga komitmen dan disiplin Unit 8200 yang memang dilarang untuk membuka identitas diri mereka sebagai agen intelijen.

Adapun tugas Unit 8200 adalah memata-matai dan menyadap komunikasi musuh-musuh Israel seperti negara-negara Arab, terutama Palestina, dan Iran. Peran mereka sangat sentral dalam serangan udara Israel ke wilayah pemukiman Palestina.

Beberapa anggota unit itu, yang diwawancara secara anonim oleh media Israel mengatakan bahwa mereka kecewa karena sering dipaksa untuk mengumpulkan informasi pribadi warga Palestina, seperti kecenderungan seksual atau masalah kesehatan, "yang akan digunakan untuk menyiksa warga Palestina untuk mau menjadi informan". (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Banda Aceh Sumbang Rakyat Palestina Rp1,14 Miliar

Warga Banda Aceh Sumbang Rakyat Palestina Rp1,14 Miliar

News | Rabu, 21 Januari 2015 | 02:15 WIB

Amerika dan Israel Boikot Konferensi HAM Palestina

Amerika dan Israel Boikot Konferensi HAM Palestina

News | Kamis, 18 Desember 2014 | 01:30 WIB

Pemenang Arab Idol Ramaikan "Konser Perdamaian"

Pemenang Arab Idol Ramaikan "Konser Perdamaian"

Entertainment | Kamis, 27 November 2014 | 12:43 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB