Tak Ada Listrik Sulitkan Bea Cukai Deteksi Narkoba di Perbatasan

Siswanto

Minggu, 08 Februari 2015 | 14:56 WIB
Tak Ada Listrik  Sulitkan Bea Cukai Deteksi Narkoba di Perbatasan
Barang bukti narkoba [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Jayapura, Aris Sudarminto, mengungkapkan bahwa untuk menekan masuknya narkoba, seperti ganja, ke wilayah Provinsi Papua, dibutuhkan keterlibatan semua pihak.

“Kita sudah sepakat bahwa narkoba itu mesti instansi terkait punya program terpadu dan harus dilakukan koordinasi yang baik," kata Aris di Jayapura, Papua, Minggu (8/2/2015).

Menurut Aris persoalan masuknya narkoba yang berhasil ditangani di wilayah perbatasan RI-PNG baru sebagian kecil, sebab barang haram yang selama ini beredar di masyarakat bukan hanya masuk dari daerah batas RI-PNG.

”Jadi di tempat lain melalui pos dalam negeri itu juga kami waspadai seperti di Bandar Udara Biak, Bandar Udara Ambon kami selalu waspada jadi sudah ada ekstra pengawasan juga,” katanya.

Kendati hanya sebagian kecil yang masuk lewat tapal batas, tahun ini, bea cukai akan meningkatkan koordinasi dengan intansi terkait untuk pengawasan perbatasan di wilayah Skouw, Kota Jayapura, Papua.

Sayangnya, kata Aris, saat ini petugas di daerah Skouw belum bisa bekerja maksimal untuk mengawasi perbatasan karena peralatan penunjang belum bisa difungsikan karena belum ada pasokan listrik di sana.

"Mudah-mudahan dengan masuknya listrik ke Skouw akan lebih mengoptimalkan kinerja petugas karena ditunjang dengan peralatan yang memadai," katanya.

Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua menyebutkan Papua merupakan daerah yang rawan digunakan untuk jalur masuk narkoba.

Pada 2012, BNN Pusat pernah menangkap pemasok shabu di Skouw-Wutung. Pelaku melewati perjalanan udara lewat PNG, lalu masuk ke Indonesia lewat jalur darat.

Selain Skouw, masih ada sejumlah daerah di Papua yang menjadi tempat masuknya narkoba, yaitu Kabupaten Boven Digul, Merauke dan Mimika. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Napi Kerobokan Tulis Surat Bela Terpidana Mati 'Bali Nine'

Napi Kerobokan Tulis Surat Bela Terpidana Mati 'Bali Nine'

News | Sabtu, 07 Februari 2015 | 11:07 WIB

Bahas Smelter Freeport

Bahas Smelter Freeport

Foto | Jum'at, 06 Februari 2015 | 15:58 WIB

Polisi Gerebek Oknum TNI AU Pemakai Narkoba

Polisi Gerebek Oknum TNI AU Pemakai Narkoba

News | Kamis, 05 Februari 2015 | 18:48 WIB

Labora Sitorus Diyakini Masih Berada di Sorong

Labora Sitorus Diyakini Masih Berada di Sorong

News | Rabu, 04 Februari 2015 | 15:44 WIB

Jokowi Tolak Beri Grasi Terpidana Mati Kasus Narkoba

Jokowi Tolak Beri Grasi Terpidana Mati Kasus Narkoba

News | Rabu, 04 Februari 2015 | 13:36 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:48 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

×