PP Pemuda Muhammadiyah Serukan Lawan Korupsi Berjamaah

Siswanto, Erick Tanjung

Minggu, 08 Februari 2015 | 15:59 WIB
PP Pemuda Muhammadiyah Serukan Lawan Korupsi Berjamaah
Masyarakat pendukung KPK melakukan aksi teatrikal mengenakan topeng wajah Bambang Widjojanto di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (24/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Dalam acara deklarasi nasional bertema "Berjamaah Lawan Korupsi" yang berlangsung di halaman gedung PP Pemuda Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Minggu (8/2/2015), Ketua PP Muhammadiyah Danil Anzar Simanjuntak mengajak semua kalangan sama-sama melakukan gerakan melawan korupsi dan mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi.

‎"Kita harus siap berjamaah melawan korupsi. Bila koruptor saja bisa berjamaah, kenapa kita tidak bisa berjamaah lawan korupsi," kata Danil dalam orasi.

Ia menambahkan bangsa Indonesia harus siap melakukan perubahan dengan melawan korupsi. Sebab, kata dia, korupsi sudah membuat rakyat hidup semakin menderita.

‎"Gara-gara korupsi menimbulkan gizi buruk adik-adik kita, harga sembako mahal, jalan-jalan rusak dan berlubang dan lainnya. Maka dari itu harus kita lawan," ujarnya.

Untuk mendukung gerakan antikorupsi di Indonesia, hari ini, PP Muhammadiyah mendirikan sekolah Madrasah Antikorupsi‎. Madrasah Antikorupsi ini, kata Danil, tidak hanya melatih anak muda untuk antikorupsi, tetapi juga mendorong perlawanan terhadap korupsi.

"Kita pakai kaos merah sebagai simbol perlawanan terhadap korupsi. Kami melawan kriminalisasi terhadap pimpinan KPK. Pemuda dan jamaah Muhammadiyah terus mendukung KPK. Menghancurkan KPK berarti melawan pemberantasan korupsi, itu berarti akan melawan kami," katanya.

‎Koordinator Indonesia Corruption Watch Ade Irawan yang hadir dalam acara deklarasi menambahkan para aksi koruptor sudah merajalela.

Ade mengatakan para korupsi mengeruk kekayaan negara untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya secara berjamaah. Bahkan, kata dia, ketika KPK menindak dan mengungkap praktik korup, kelompok pendukung koruptor itu langsung bersatu dan melawan KPK.

"Maka dari itu, kami bersama pemuda Muhammadiyah dan rakyat siap menjadi jamaah KPK dalam memberantas korupsi," katanya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Massa #SavePolri

Massa #SavePolri

Foto | Minggu, 08 Februari 2015 | 15:26 WIB

Hasil Praperadilan Tak Bakal Pengaruhi BG Dilantik atau Tidak

Hasil Praperadilan Tak Bakal Pengaruhi BG Dilantik atau Tidak

News | Minggu, 08 Februari 2015 | 14:39 WIB

BW, Din, Ahok akan Kumpul di Muhammadiyah Deklarasi Dukung KPK

BW, Din, Ahok akan Kumpul di Muhammadiyah Deklarasi Dukung KPK

News | Minggu, 08 Februari 2015 | 14:16 WIB

Pekerja Metal Dukung KPK

Pekerja Metal Dukung KPK

Foto | Minggu, 08 Februari 2015 | 12:50 WIB

Aburizal Dapat Info dari Tedjo Edhi Tak Ada Calon Selain BG

Aburizal Dapat Info dari Tedjo Edhi Tak Ada Calon Selain BG

News | Minggu, 08 Februari 2015 | 12:57 WIB

Beri SP3 untuk BW, Mubarok: Cuma Kitab Suci yang Tak Bisa Diubah

Beri SP3 untuk BW, Mubarok: Cuma Kitab Suci yang Tak Bisa Diubah

News | Minggu, 08 Februari 2015 | 11:34 WIB

Terkini

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:41 WIB

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:38 WIB

Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi

Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:31 WIB

Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?

Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:27 WIB

UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi

UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:25 WIB

Jaksa Kukuh Sebut Pembelian Chromebook Nadiem Kemahalan

Jaksa Kukuh Sebut Pembelian Chromebook Nadiem Kemahalan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:20 WIB

Tak Layak Jadi Justice Collaborator! Kejagung: Sony Sonjaya Pelaku Utama Jual Beli Titik SPPG

Tak Layak Jadi Justice Collaborator! Kejagung: Sony Sonjaya Pelaku Utama Jual Beli Titik SPPG

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:15 WIB

Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat

Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:12 WIB

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:59 WIB

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:52 WIB