Penggunaan Dana Desa Akan Diawasi BPK dan BPKP

Doddy Rosadi | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Sabtu, 14 Februari 2015 | 11:39 WIB
Penggunaan Dana Desa Akan Diawasi BPK dan BPKP
Viva Yoga Mauladi dalam sebuah acara diskusi. (Suara.com/Dwo Bowo Raharjo)

Suara.com - Kucuran dana desa dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negera (APBN) 2015 meningkat sangat tajam dari sebelumnya Rp9,1 triliun menjadi Rp20 triliun. Hal ini dalam rangka memajukan Indonesia desa.

Anggota Komisi IV DPR, Viva Yoga Mauladi mengatakan dari tingginya anggaran dana desa ini akan melibatkan pengawasan langsung dari pemerintah melalui Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Dana desa itu akan melibatkan pengawasan dari BPKP dan BPK. Ini menjadi tugas berat pemerintah mengalokasikan dana desa hingga sampai kesasaran," ujar Viva Yoga dalam diskusi 'Berebut Desa' di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2015).

Dia juga menerangkan anggaran besar itu merupakan dana tetap, melainkan kata Viva juga akan ada dana yang masuk ke desa dari APBN.

"Jadi Rp20 triliun itu dana tetap, yang diberikan untuk desa, jadi ini sesuai dengan UU Desa. Sebenarnya postur APBN kita itu memang larinya ke desa, tidak hanya Rp20 triliun dari dana desa," tambah dia.

"Jadi (pemerintah) harus serius dalam membangun road map terkait dana desa ini. Jangan nantinya desa bisa menjadi pertaurangan politik elit saja," politikus PAN ini.

Viva mengatakan masih ada masalah besar di tingkat desa yang belum menyiapkan badan atau institusi untuk mengelola kucuran dana langsung dari pemerintah pusat ini.

"Jika ekonomi di desa tidak tertata, maka akan bisa terjadi konflik, karena dana itu tidak masuk ke pemerintah desa saja," tutup Yoga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Alokasikan Dana Rp20 Triliun untuk Seluruh Desa

Pemerintah Alokasikan Dana Rp20 Triliun untuk Seluruh Desa

News | Minggu, 25 Januari 2015 | 16:11 WIB

Menteri Marwan Keluarkan Lima Peraturan Perdesaan

Menteri Marwan Keluarkan Lima Peraturan Perdesaan

News | Selasa, 23 Desember 2014 | 07:15 WIB

Jelang Dana Rp1,4 M Cair, Tim Fasilitator Siapkan Aparat Desa

Jelang Dana Rp1,4 M Cair, Tim Fasilitator Siapkan Aparat Desa

News | Rabu, 17 Desember 2014 | 07:31 WIB

Diguyur Dana Miliaran, Korupsi Beralih ke Desa?

Diguyur Dana Miliaran, Korupsi Beralih ke Desa?

News | Kamis, 20 November 2014 | 06:35 WIB

Umumkan kepada Publik Peta Jalan Pembangunan Desa

Umumkan kepada Publik Peta Jalan Pembangunan Desa

Bisnis | Selasa, 04 November 2014 | 10:49 WIB

Terkini

Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran

Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:34 WIB

Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'

Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:26 WIB

Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer

Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:26 WIB

Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan

Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:20 WIB

Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump

Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:17 WIB

Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku

Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:15 WIB

Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis

Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:12 WIB

Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota

Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:10 WIB

Soal Isu Peleburan dengan Gerindra, NasDem: Tidak Masuk Akal, Kami Bukan PT Tbk

Soal Isu Peleburan dengan Gerindra, NasDem: Tidak Masuk Akal, Kami Bukan PT Tbk

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:05 WIB

Donald Trump Mau Tenggelamkan Kapal Cepat Iran Kalau Berani Mendekati Blokade Selat Hormuz

Donald Trump Mau Tenggelamkan Kapal Cepat Iran Kalau Berani Mendekati Blokade Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:58 WIB