Ledakan di ITC Depok, Sel Teroris Beri Kode?

Siswanto

Selasa, 24 Februari 2015 | 12:11 WIB
Ledakan di ITC Depok, Sel Teroris Beri Kode?
Ilustrasi anggota polisi (Antara/Pradita Utama)

Suara.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane mengatakan ledakan di gedung ITC Depok, Jawa Barat, patut diwaspadai semua pihak, baik Polri maupun masyarakat. Ledakan itu, katanya, bisa dikatakan sebagai awal kembali bergeraknya lagi gerakan radikalisme di Indonesia.

"Sasaran mereka tidak lagi kepentingan asing dan pusat keramaian, tapi mulai bergeser spesifik ke pusat keramaian anak-anak bermain," katanya, Selasa (24/2/2015).

Menurut informasi yang diterima IPW, kata Neta, ledakan tersebut terdengar dari dalam toilet, yang lokasinya di dekat wahana permainan anak. Ledakan itu membuat gedung ITC bergetar, lampu mati, dan ratusan pengunjung, termasuk karyawan di lokasi panik seketika.

"Ledakan ini teror pertama setelah dalam dua tahun terakhir tidak pernah terjadi teror ledakan bom di Indonesia. Sepertinya kelompok radikal di negeri ini ingin kembali unjuk gigi, setelah selama dua tahun terakhir kantong-kantong radikalisme di Indonesia diporakporandakan Polri," kata Neta.

Data IPW menunjukkan, di tahun 2014 Polri cukup berhasil menekan aksi terorisme. Padahal, di akhir 2012, Poso dan Solo sempat bergolak. Kelompok-kelompok radikal melakukan uji nyali menyerang fasilitas Polri, antara lain empat kantor polisi dikirimi bom. Namun di sepanjang 2014, Indonesia aman dari teror bom.

"Tentunya hal ini berkat kerja keras Polri dalam melakukan deteksi dini dan antisipasi terhadap kantong-kantong potensi radikalisme dan terorisme di Indonesia. Setidaknya hal ini terlihat dari berbagai aksi penangkapan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap orang-orang yang disebut sebagai teroris," katanya.

Melihat apa yang dilakukan Polri di sepanjang 2013 dan 2014, kata Neta, bisa dikatakan kantong-kantong terorisme Indonesia sudah acak-acakan dan berantakan sehingga untuk melakukan aksi teror para teroris perlu konsolidasi dan itu tidak mudah. Namun, dengan adanya isu ISIS dan banyaknya warga Indonesia bergabung dengan ISIS di Timur Tengah, hal ini patut diwaspadai.

Sebab, kata dia, bukan mustahil sikap ekstrim dan radikal ISIS mereka bawa masuk ke Indonesia dan kemudian menjadi teror bagi masyarakat.

"Untuk itu ledakan di Depok patut diwaspadai sebagai upaya kebangkitan kalangan radikal, meski dari ledakan itu bisa disimpulkan bahwa kelompok radikal di Indonesia sedang kepayahan konsolidasi dan kesulitan logistik karena bahan peledak yang mereka gunakan kelas teri," kata Neta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Cari Pelaku Teror di ITC Depok

Polisi Cari Pelaku Teror di ITC Depok

News | Senin, 23 Februari 2015 | 23:12 WIB

Meski Ledakan Kecil, Komponen dalam Kardus di ITC Seperti Bom

Meski Ledakan Kecil, Komponen dalam Kardus di ITC Seperti Bom

News | Senin, 23 Februari 2015 | 23:06 WIB

Kronologis Ledakan di ITC Depok

Kronologis Ledakan di ITC Depok

News | Senin, 23 Februari 2015 | 22:39 WIB

Terkini

Wagub Malut Apresiasi Dukungan Harita Nickel Untuk Perkuat Ekonomi Nelayan Obi

Wagub Malut Apresiasi Dukungan Harita Nickel Untuk Perkuat Ekonomi Nelayan Obi

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 19:30 WIB

Bareskrim Sita Rp51,99 Miliar dari Jaringan Judi Online

Bareskrim Sita Rp51,99 Miliar dari Jaringan Judi Online

Foto | Kamis, 03 September 2026 | 19:30 WIB

3 Rekomendasi Blender Anti Bising untuk Dapur Ibu Rumah Tangga

3 Rekomendasi Blender Anti Bising untuk Dapur Ibu Rumah Tangga

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 19:26 WIB

Lorong Edukasi Museum BNPT: Melawan Radikalisme dengan Kekuatan Ingatan Sejarah

Lorong Edukasi Museum BNPT: Melawan Radikalisme dengan Kekuatan Ingatan Sejarah

News | Kamis, 03 September 2026 | 19:25 WIB

Bukan Sekadar Smart Home, LG Bangun Ekosistem AI yang Bisa Menyesuaikan Gaya Hidup

Bukan Sekadar Smart Home, LG Bangun Ekosistem AI yang Bisa Menyesuaikan Gaya Hidup

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 19:24 WIB

Momen Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok

Momen Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok

Foto | Kamis, 03 September 2026 | 19:15 WIB

Makna Lagu 'Panasea' Rumahsakit, Cinta yang Tak Terpisahkan Jarak dan Waktu

Makna Lagu 'Panasea' Rumahsakit, Cinta yang Tak Terpisahkan Jarak dan Waktu

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 19:15 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas

Telkom Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 19:13 WIB

September Jadi Waktu Tepat Rencanakan Liburan, Ada Promo Penerbangan ke Hampir 50 Destinasi

September Jadi Waktu Tepat Rencanakan Liburan, Ada Promo Penerbangan ke Hampir 50 Destinasi

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 19:12 WIB

Eksploitasi Kemiskinan dalam Film, Menyoal Marketing Operasi Pesta Copet

Eksploitasi Kemiskinan dalam Film, Menyoal Marketing Operasi Pesta Copet

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 19:10 WIB

×