Polisi Jerman Larang Geng Motor Maluku Satudarah

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 24 Februari 2015 | 18:03 WIB
Polisi Jerman Larang Geng Motor Maluku Satudarah
Ilustrasi geng motor (Shutterstock).

Suara.com - Polisi Jerman menyerbu bangunan-bangunan yang diketahui sebagai tempat berkumpulnya geng motor Satudarah Maluku, setelah pemerintah setempat melarang kelompok itu berkumpul.

Satudarah Maluku MC adalah geng motor yang berasal dari Belanda, tetapi belakangan mulai menyebar ke belasan negara Eropa bahkan hingga ke Indonesia.

Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas de Maiziere, pada Selasa (24/2/2015), mengumumkan bahwa geng motor Maluku Satudarah dilarang beraktivitas di Jerman. Alasannya, kata Maiziere, karena geng itu berbahaya bagi publik.

Penyerbuan ke markas-markas Satudarah berlangsung di lima negara bagian yakni Bavaria, Saxony Bawah, Bremen, Baden-Wuerttemberg, dan Rhine-Westphalia Utara.

Satudarah Maluku sendiri didirikan pada 1990 oleh sejumlah penunggang motor besar keturunan Asia, khususnya Indonesia, di Belanda. Kini Satudarah adalah geng motor terbesar di Belanda, dengan jumlah anggota diperkirakan lebih dari 400 orang.

Di Belanda, Satudarah dikenal sebagai geng motor yang kerap terlibat kejahatan seperti pengedar narkotika, pemerasan, dan kepemilikan senjata ilegal. (AP/Radio Netherlands)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Geng Motor Punya Mata-mata

Polisi: Geng Motor Punya Mata-mata

News | Kamis, 27 November 2014 | 13:36 WIB

Polisi Jaksel Buru Geng Motor Kebal Senjata Tajam

Polisi Jaksel Buru Geng Motor Kebal Senjata Tajam

News | Senin, 24 November 2014 | 14:39 WIB

Saling Ejek, Alasan Geng Motor Serang Warnet

Saling Ejek, Alasan Geng Motor Serang Warnet

News | Rabu, 19 Februari 2014 | 17:58 WIB

Terkini

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB