Duh, Situs Bersejarah Jadi Sasaran Pemburu Batu Akik

Ardi Mandiri

Rabu, 25 Februari 2015 | 01:42 WIB
Duh, Situs Bersejarah Jadi Sasaran Pemburu Batu Akik
batu akik, batu mulia, pondok labu

Suara.com - Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, mengakui bahwa bebatuan di situs bersejarah turut menjadi sasaran perburuan batu akik yang saat ini sedang marak.

"Berdasarkan pengecekan kami, tidak ada situs yang rusak akibat batuannya diambil. Para pencari batu hanya mengambil serpihan batu di sekitar situs," kata Kepala Dinbudparpora Purbalingga Subeno di Purbalingga, Selasa (24/2/2015).

Kendati demikian, dia mengatakan mengambil bebatuan di sekitar situs bersejarah sebenarnya tidak boleh dilakukan.

Menurut dia, para pencari batu akik pun mengembalikan bebatuan yang mereka ambil dari sekitar situs bersejarah setelah mengetahui jika batu rijang secara ekonomi tidak ada harganya.

"Batu rijang secara ekonomi memang tidak ada harganya tetapi dari sisi sejarah nilainya sangat besar," katanya.

Ia mengakui bahwa melejitnya batu akik memberikan dampak positif terhadap perekonomian tetapi hal itu tidak bisa dilepaskan dari dampak negatifnya karena telah menyasar ke bebatuan di sekitar situs bersejarah, antara lain Situs Ponjen di Desa Ponjen, Kecamatan Karanganyar, dan Situs Limbasari di Desa Limbasari, Kecamatan Bobotsari.

Dalam hal ini, kata dia, pemburu batu akik mengira batu rijang berwarna hijau di sekitar situs-situs bersejarah itu termasuk batu Klawing jenis nogosui atau yang dikenal dengan sebutan batu darah Kristus (Le Sang du Christ).

"Namun setelah mengetahui jika batu rijang tidak ada harganya, mereka mengembalikan batu-batu itu," tegasnya.

Kepala Urusan Pemerintahan Desa Ponjen Tarso mengatakan bahwa para pencari batu akik sempat mengira serpihan batu rijang merupakan jenis nogosui yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Menurut dia, para pencari batu akik itu bukan warga Desa Ponjen sehingga tidak mengetahui jika Situs Ponjeng dilindungi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1992 tentang Cagar Budaya.

Oleh karena itu, dia mengharapkan Pemerintah Kabupaten Purbalingga segera memasang papan larangan mengambil batu di sekitar Situs Ponjen. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Batu Bacan Paling Banyak Diburu Masyarakat

Batu Bacan Paling Banyak Diburu Masyarakat

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2015 | 13:42 WIB

Terkini

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:30 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:23 WIB

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Jawa Tengah | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:19 WIB

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:15 WIB

Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan

Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:15 WIB

Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm

Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:05 WIB

×