Penemu Batu Giok 20 Ton di Aceh Dijamin Kebagian Jatah

Laban Laisila

Sabtu, 28 Februari 2015 | 17:19 WIB
Penemu Batu Giok 20 Ton di Aceh Dijamin Kebagian Jatah
20 ton batu giok yang ditemukan di Nagan Raya. [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan, mengatakan negara berperan penting dalam mencegah konflik antar sesama.

Sebagaimana yang terjadi di Nagan Raya, kata dia, pemindahan batu giok 20 ton membuktikan adanya peran negara untuk mencegah konflik antarwarga.

Penemuan giok di kawasan hutan lindung juga menjelaskan kehadiran negara dalam mengatur persalan pertanahan.

"Pemindahan batu tersebut adalah peran negara terhadap pertanahan," kata Ferry saat memberikan kuliah umum di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Sabtu (28/2/2015).

Terkait adanya protes pemindahan batu oleh masyarakat, Ferry menyarankan Pemkab setempat untuk memberikan hak kepada penemu dan masyakat Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Nagan Raya, Provinsi Aceh.

"Baru kemudian ke yang lain-lain. Jadi penemu dan masyarakat harus mendapatkan hak mereka dari batu tersebut," katanya.

Dikatakan Ferry, peran negara terhadap tanah sangat penting. Ia berharap pemerintah Aceh dapat mendeteksi keberadaan batu mulia dengan menggunakan teknologi.

"Sehingga tanah tidak rusak oleh penggali yang mencari batu. Kalau sudah dideteksi dengan teknologi, potensi-potensinya sudah diketahui dan tanah tidak rusak semuanya," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, akhirnya membelah batu giok 20 ton yang ditemukan oleh salah seorang warga di kawasan hutan lindung daerah tersebut. Batu dipotong dengan menggunakan 6 mesin dan melibatkan puluhan warga setempat.

"Sesuai putusan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), batu (giok) akan kita belah. Ini untuk mencegah konflik antar warga," kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Nagan Raya, Samsul Kamal.

Dikatakan Samsul, proses pembelahan batu sudah dilakukan sejak Sabtu, 21 Februari lalu.

 "Sebelum diambil tindakan lebih lanjut oleh Muspida, giok yang sudah dibelah kita amankan ke kantor Distamben untuk sementara," katanya. [Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Pante Ara Minta Temuan Batu Giok 20 Ton Dibagi Rata

Warga Pante Ara Minta Temuan Batu Giok 20 Ton Dibagi Rata

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 14:24 WIB

Harga Batu Giok 20 Ton yang Ditemukan Warga Aceh Capai 25 Miliar

Harga Batu Giok 20 Ton yang Ditemukan Warga Aceh Capai 25 Miliar

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 14:03 WIB

Giok 20 Ton Ditangani Pemerintah, Warga Protes Takut Tak Kebagian

Giok 20 Ton Ditangani Pemerintah, Warga Protes Takut Tak Kebagian

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 12:45 WIB

Pemerintah Akhirnya Belah Giok 20 Ton di Nagan Raya

Pemerintah Akhirnya Belah Giok 20 Ton di Nagan Raya

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 10:47 WIB

Batu Giok 600 Ton Ditemukan di Cina

Batu Giok 600 Ton Ditemukan di Cina

Tekno | Minggu, 21 September 2014 | 14:38 WIB

Terkini

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×