Dituduh Amien Rais, Hatta Beberkan Pertemuannya dengan Jokowi

Siswanto | Suara.com

Minggu, 01 Maret 2015 | 15:02 WIB
Dituduh Amien Rais, Hatta Beberkan Pertemuannya dengan Jokowi
Ketua Umum PAN Hatta Rajasa (kiri) berbincang dengan Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan (tengah). (Antara/Rosa Panggabean)

Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional periode 2010-2015 Hatta Rajasa menyampaikan klarifikasi atas pernyataan Amien Rais yang menyebutkan Hatta berbohong tentang pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di rumah Surya Paloh pada 1 September 2014.

"Saya bertemu Pak Jokowi saat itu untuk mengucapkan selamat," kata Hatta Rajasa, Minggu (1/3/2015).

Hatta Rajasa menjelaskan sebagai calon wakil presiden yang menjadi pasangan calon presiden Prabowo Subianto ketika itu, setelah mendengar keputusan Mahkamah Konstitusi yang memutuskan pemenang pemilu presiden 2014 adalah pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, dirinya mengucapkan selamat sebagai bentuk etika dan sikap ksatria.

Setelah pertemuan itu, menurut Hatta, ia segera melaporkan hasilnya ke Koalisi Merah Putih.

"Respons teman-teman di KMP pada saat itu, mereka membenarkan langkah saya mengucapkan selamat kepada Pak Jokowi. Indikasinya adalah para elit KMP juga melakukan hal yang sama. Hal terpenting, saya tidak sendirian dalam pertemuan tersebut, tapi bersama dengan Zulkifli Hasan dan Edy Yosfi," katanya.

Hatta menjelaskan tidak pernah menyembunyikan apapun atas pertemuan itu.

Mantan Menko Perekonomian ini menjelaskan, setelah pertemuan itu dirinya dan Presiden terpilih Joko Widodo ditanya para wartawan.

"Saat itu, saya menegaskan, hanya mengucapkan selamat, tidak ada deal apapun. Hal itu juga dibenarkan oleh Pak Jokowi yang menyatakan bahwa saya datang hanya untuk memberikan ucapan selamat. Berita itu sudah dimuat di banyak media," katanya.

Dari klarifikasi yang disampaikan Hatta Rajasa, banyak wartawan yang kemudian mempertanyakan ada apa di balik pernyataan menyerang dari Ketua Majelis Pertimbangan Partai PAN Amien Rais kepada Hatta.

Namun, Hatta enggan memberikan penjelasan dan menjadikan serangan Amien Rais sebagai polemik.

Hatta justru meminta media massa untuk tidak ikut memanas-manasi suasana.

Hatta juga meminta para pendukungnya untuk tetap tenang, menjaga kedamaian kongres, sehingga bisa berjalan lancar.

Ketua MPP PAN, saat memberikan sambutan di panggung kongres, memberikan pernyataan yang di antaranya menyerang Hatta.

Hatta merupakan salah satu calon kuat ketua umum PAN periode 2015-2020 dan bersaing ketat dengan Zulkifli Hasan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ricuh, Kongres PAN Diskorsing

Ricuh, Kongres PAN Diskorsing

News | Minggu, 01 Maret 2015 | 14:15 WIB

Kongres PAN Ricuh, Polda Bali 'Angkat Tangan'

Kongres PAN Ricuh, Polda Bali 'Angkat Tangan'

News | Minggu, 01 Maret 2015 | 14:04 WIB

Ini Agenda Hari Kedua Kongres PAN

Ini Agenda Hari Kedua Kongres PAN

News | Minggu, 01 Maret 2015 | 11:19 WIB

Senior PAN Menjagokan Zulkifli Hasan

Senior PAN Menjagokan Zulkifli Hasan

News | Minggu, 01 Maret 2015 | 10:15 WIB

Amin Rais Sentil Hatta Rajasa, Ini Kata SB

Amin Rais Sentil Hatta Rajasa, Ini Kata SB

News | Minggu, 01 Maret 2015 | 08:00 WIB

Ini Program Zulkifli Hasan Jika Terpilih Menjadi Ketum PAN

Ini Program Zulkifli Hasan Jika Terpilih Menjadi Ketum PAN

News | Minggu, 01 Maret 2015 | 07:17 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB