UPS Harganya Miliaran, Inspektorat DKI: Saya Sedih dan Tertampar

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 02 Maret 2015 | 15:57 WIB
UPS Harganya Miliaran, Inspektorat DKI: Saya Sedih dan Tertampar

Suara.com - Mantan Kepala Dinas Pendidikan yang sekarang menjadi Kepala Inspektorat DKI Lasro Marbun mengaku merasa tertampar dengan terungkapnya pengadaan uninterruptible power supply atau alat untuk penyimpan daya yang nilainya hampir mencapai Rp6 miliar setiap sekolah untuk puluhan sekolah di Jakarta dalam APBD tahun 2015.

"Saya sebagai inspektorat dan mantan Kadisdik terus terang saja sedih banget ini. Merasa tertampar dan malu juga ini karena di balik keberhasilan kita mengembalikan uang ke kas daerah Rp3,4 triliun, ini kok terjebak pada dana sebesar Rp5,8 miliar (UPS di APBD 2015)," ujar Lasro di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/3/2015). "Sedih banget ini bisa menciderai apa yang kita lakukan selama 10 bulan. Saya secara pribadi jadi banyak merenungi lagi. Saya juga sudah ke lapangan, selalu bertanya dan beberapa ada instruksi saya mengatakan kita bekerja harus sesuai, objektif, harga benar kualitas benar dan tidak menghambur-hamburkan uang rakyat."

Anggaran pengadaan UPS yang dialokasikan di APBD 2015 tersebut terungkap setelah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mempermasalahkannya. Setelah mencocokkan rancangan yang dibuat pemerintah dengan setelah sampai di DPRD, dananya menjadi sangat besar, selisihnya mencapai Rp12,1 triliun. Kasus ini kemudian dikenal sebagai dana siluman. Dana siluman tersebut tersebar ke sejumlah pos anggaran, di antaranya untuk Dinas Pendidikan.

Lasro mengaku merasa kecolongan dengan munculnya anggaran untuk perangkat UPS.

"Kejadiannya pada saat APBD perubahan. Itu masuk melalui DPA Sudin (suku dinas), jadi bukan pengusulan dari Dinas Pendidikan. Lelangnya melalui ULP (Unit Layanan Pengadaan)," kata dia.

Lasro mendukung kasus tersebut diungkap. Ia akan meminta Badan Pengawasan dan Keuangan Pembangunan DKI untuk membantu mengungkapnya.

"Spesifikasi kualitas dan latar belakang kebutuhan atas UPS ini sedang dalam pemeriksaan BPKP di Jakarta Barat. Mungkin di pusat kita akan minta BPK," kata dia. "Sebenarnya sebelum terungkap ini kita sudah dapat informasi mengenai hal itu. Jadi sekarang di Jakarta Barat masih dalam pemeriksaan."

Kasus dana siluman ini telah bergulir ke KPK setelah Ahok mengadukannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Djarot: Nasdem Cabut Hak Angket, Berarti Sekarang Bela Ahok

Djarot: Nasdem Cabut Hak Angket, Berarti Sekarang Bela Ahok

News | Senin, 02 Maret 2015 | 15:40 WIB

Terkini

Danau Sunter Disulap Pemprov DKI, Siap Gelar Jakarta Watersport Festival 2026

Danau Sunter Disulap Pemprov DKI, Siap Gelar Jakarta Watersport Festival 2026

Sport | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:33 WIB

Staf KPK Jadi Tersangka, Bocorkan Informasi Kasus Bupati Pemalang ke Ayahnya

Staf KPK Jadi Tersangka, Bocorkan Informasi Kasus Bupati Pemalang ke Ayahnya

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:32 WIB

Mengapa Tokoh Lintas Iman Mendesak Pengesahan RUU Masyarakat Adat demi Hutan Papua?

Mengapa Tokoh Lintas Iman Mendesak Pengesahan RUU Masyarakat Adat demi Hutan Papua?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:30 WIB

Ngaku Petugas PLN, Malah Bikin Dompet Gelap! Penjual Pakaian di Pangandaran Tertipu

Ngaku Petugas PLN, Malah Bikin Dompet Gelap! Penjual Pakaian di Pangandaran Tertipu

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:30 WIB

Deddy Sitorus Tolak Minta Maaf ke Wartawan: Jangan Fitnah, Saya Bisa Lapor Balik

Deddy Sitorus Tolak Minta Maaf ke Wartawan: Jangan Fitnah, Saya Bisa Lapor Balik

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:27 WIB

Rumah Sakit Rp161 Miliar Mulai Dibangun di Gowa, Pasien Tidak Harus ke Makassar

Rumah Sakit Rp161 Miliar Mulai Dibangun di Gowa, Pasien Tidak Harus ke Makassar

Sulsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:26 WIB

Tak Sekadar BBM dan Listrik, Kisah Inspiratif di Balik Distribusi Energi

Tak Sekadar BBM dan Listrik, Kisah Inspiratif di Balik Distribusi Energi

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:21 WIB

Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi

Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi

Bali | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:20 WIB

Today History 30 Juli, Final Piala Dunia Pertama Hingga Hari Lahir DN Aidit

Today History 30 Juli, Final Piala Dunia Pertama Hingga Hari Lahir DN Aidit

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:20 WIB

Jujur, Kans Shin Tae-yong Loloskan Persija dari Fase Grup Piala Presiden 2026 Sulit

Jujur, Kans Shin Tae-yong Loloskan Persija dari Fase Grup Piala Presiden 2026 Sulit

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:20 WIB

×