Mengapa Tokoh Lintas Iman Mendesak Pengesahan RUU Masyarakat Adat demi Hutan Papua?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:30 WIB
Mengapa Tokoh Lintas Iman Mendesak Pengesahan RUU Masyarakat Adat demi Hutan Papua?
Launching Chapter IRI Indonesia Papua Barat Daya bersama para tokoh lintas iman, di Unimuda Convention Center (UCC) gedung pasca Sarjana Universitas Pendidikan MUhammadiyah (UNIMUDA) Sorong 28 Juli 2026. (Dok IRI Indonesia/Fajar)

Suara.com - Tokoh agama, pemerintah daerah, masyarakat adat, akademisi, organisasi masyarakat sipil, perempuan, dan pemuda mendeklarasikan komitmen bersama untuk menjaga hutan Papua melalui peluncuran Chapter Interfaith Rainforest Initiative (IRI) Indonesia Papua Barat Daya di Sorong, Selasa (28/7).

Forum lintas iman ini menjadi yang pertama di Papua Barat Daya. Inisiatif tersebut bertujuan mempertemukan nilai-nilai keagamaan, pengetahuan ilmiah, dan kearifan masyarakat adat dalam upaya melindungi hutan hujan tropis Papua.

Dalam peluncuran yang mengusung tema "Hutan Suci – Masa Depan Bersama: Membangun Kolaborasi Lintas Iman untuk Keadilan Ekologis dan Perlindungan Hutan Papua", para peserta membacakan sekaligus menandatangani Pernyataan Komitmen Lintas Iman Papua Barat Daya.

Deklarasi tersebut memuat enam komitmen, antara lain memperkuat persaudaraan lintas agama, menghormati hak masyarakat adat, serta membangun kerja sama berkelanjutan untuk melindungi hutan Papua.

Fasilitator Nasional IRI Indonesia, Hening Parlan, mengatakan pembentukan Chapter Papua Barat Daya merupakan upaya menjadikan perlindungan hutan sebagai gerakan moral yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

"Papua adalah salah satu benteng terakhir hutan hujan tropis dunia. Perlindungan hutan tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan pemerintah atau organisasi lingkungan, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan tokoh agama, masyarakat adat, akademisi, pemerintah, kaum muda, hingga masyarakat luas," ujarnya.

Menurut Hening, Chapter IRI Papua Barat Daya diharapkan menjadi ruang untuk belajar, berdialog, dan berkolaborasi agar hutan tetap menjadi sumber kehidupan bagi generasi sekarang maupun mendatang.

Ia menambahkan, tema "Hutan Suci – Masa Depan Bersama" dipilih untuk menegaskan bahwa hutan bukan sekadar sumber daya alam, melainkan ruang hidup yang memiliki nilai spiritual, budaya, dan ekologis.

"Hutan Papua adalah rumah kita bersama, rumah bagi masa depan manusia," katanya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya juga menyatakan dukungan terhadap pembentukan chapter tersebut. Dalam sambutan tertulis Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo, pemerintah menyebut perlindungan hutan harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap masyarakat adat.

Menurut pemerintah provinsi, hutan Papua bukan hanya menopang keanekaragaman hayati, tetapi juga menjadi sumber penghidupan sekaligus bagian dari identitas budaya masyarakat adat.

"Papua Barat Daya memiliki hutan tropis dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Pemerintah berkomitmen mendukung berbagai upaya perlindungan lingkungan yang sejalan dengan pembangunan berkelanjutan dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat," kata Yusdi membacakan sambutan.

Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong, Rustamadji, mengatakan perguruan tinggi siap menjadi mitra strategis dalam mendukung perlindungan hutan melalui riset, pendidikan, dan kolaborasi dengan masyarakat adat.

"UNIMUDA siap menjadi rumah kolaborasi agar ilmu pengetahuan dapat berkontribusi nyata dalam menjaga hutan Papua sekaligus memperkuat kerja sama dengan masyarakat adat dan para pemuka agama," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sorong, Pdt. Thomson Eliyas, menilai pembentukan Chapter IRI dapat memperkuat peran tokoh agama dalam menghadapi krisis ekologis.

"Kita boleh berbeda dalam iman, tetapi memiliki panggilan kemanusiaan yang sama untuk menjaga Tanah Papua. Kehadiran IRI penting karena membekali para pemuka agama dengan pengetahuan dan jejaring untuk ikut menjadi pelindung hutan hujan tropis Papua," katanya.

Selain mendeklarasikan komitmen bersama, para peserta juga merekomendasikan agar pemerintah dan DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat. Mereka menilai regulasi tersebut diperlukan untuk memberikan kepastian hukum atas pengakuan dan perlindungan hak masyarakat adat beserta wilayah adat yang selama ini berperan penting dalam menjaga hutan Papua.

Penulis: Chairunisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Pesisir Sorong, Ibu Ragaia Wujudkan Rumah Layak dan Pendidikan Anak Bersama PNM Mekaar

Dari Pesisir Sorong, Ibu Ragaia Wujudkan Rumah Layak dan Pendidikan Anak Bersama PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 21:00 WIB

Bencana Bukan Sekadar Takdir: Bagaimana Pemuka Agama Lintas Iman Menafsir Ulang 'Dosa Ekologis'?

Bencana Bukan Sekadar Takdir: Bagaimana Pemuka Agama Lintas Iman Menafsir Ulang 'Dosa Ekologis'?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:09 WIB

Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan

Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan

News | Senin, 27 April 2026 | 12:50 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

Deforestasi Terus Terjadi, Gerakan Lintas Iman Perlu Lebih Berisik Bersuara Jaga Hutan

Deforestasi Terus Terjadi, Gerakan Lintas Iman Perlu Lebih Berisik Bersuara Jaga Hutan

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 11:19 WIB

Di Tengah Tekanan Industri, Bisakah Gerakan Lintas Iman Jadi Alternatif Jaga Hutan Indonesia?

Di Tengah Tekanan Industri, Bisakah Gerakan Lintas Iman Jadi Alternatif Jaga Hutan Indonesia?

News | Senin, 20 April 2026 | 11:09 WIB

Menham Pigai Serahkan RUU Masyarakat Adat ke DPR: Rakyat Adat Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri

Menham Pigai Serahkan RUU Masyarakat Adat ke DPR: Rakyat Adat Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 21:33 WIB

Warga Papua Sebut PSN sebagai Ekosida: Hutan Kami Mati karena Proyek Serakah Nasional

Warga Papua Sebut PSN sebagai Ekosida: Hutan Kami Mati karena Proyek Serakah Nasional

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:20 WIB

Ngeri Tragedi 98 Terulang, Pemuda Lintas Iman 'Turun Gunung', Tuntut DPR Pecat Anggota Provokator!

Ngeri Tragedi 98 Terulang, Pemuda Lintas Iman 'Turun Gunung', Tuntut DPR Pecat Anggota Provokator!

News | Senin, 01 September 2025 | 10:47 WIB

10 Orang Ditangkap di Kota Sorong

10 Orang Ditangkap di Kota Sorong

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:39 WIB

Terkini

Deddy Sitorus Tolak Minta Maaf ke Wartawan: Jangan Fitnah, Saya Bisa Lapor Balik

Deddy Sitorus Tolak Minta Maaf ke Wartawan: Jangan Fitnah, Saya Bisa Lapor Balik

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:27 WIB

Rumah Sakit Rp161 Miliar Mulai Dibangun di Gowa, Pasien Tidak Harus ke Makassar

Rumah Sakit Rp161 Miliar Mulai Dibangun di Gowa, Pasien Tidak Harus ke Makassar

Sulsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:26 WIB

Tak Sekadar BBM dan Listrik, Kisah Inspiratif di Balik Distribusi Energi

Tak Sekadar BBM dan Listrik, Kisah Inspiratif di Balik Distribusi Energi

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:21 WIB

Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi

Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi

Bali | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:20 WIB

Today History 30 Juli, Final Piala Dunia Pertama Hingga Hari Lahir DN Aidit

Today History 30 Juli, Final Piala Dunia Pertama Hingga Hari Lahir DN Aidit

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:20 WIB

Jujur, Kans Shin Tae-yong Loloskan Persija dari Fase Grup Piala Presiden 2026 Sulit

Jujur, Kans Shin Tae-yong Loloskan Persija dari Fase Grup Piala Presiden 2026 Sulit

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:20 WIB

Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI dan Kemhan, Apa Kabar Perbaikan Nasib Guru?

Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI dan Kemhan, Apa Kabar Perbaikan Nasib Guru?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:20 WIB

Bedak OMG Tahan Berapa Lama? Ini 2 Pilihan Paling Awet Seharian Tanpa Touch Up

Bedak OMG Tahan Berapa Lama? Ini 2 Pilihan Paling Awet Seharian Tanpa Touch Up

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:18 WIB

Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan

Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:15 WIB

Deddy Yevri Bantah Hina Jurnalis, Minta Penuduh Minta Maaf karena Fitnah

Deddy Yevri Bantah Hina Jurnalis, Minta Penuduh Minta Maaf karena Fitnah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:14 WIB

×