Konsultan Sistem e-Budgeting DKI Tak Dibayar

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 11 Maret 2015 | 18:04 WIB
Konsultan Sistem e-Budgeting DKI Tak Dibayar
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Konsultan sistem e-budgeting Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Gagat Wahono mengaku tidak mendapat bayaran dalam membuat aplikasi e-budgeting-nya. e-budgeting itu digunakan Pemprov DKI dalam menyusun APBD DKI 2015.

"Sistemnya tidak dibayar. Tapi kami dikasih honor oleh pemprov," ujar Gagat di rapat DPRD DKI Jakarta, Rabu (11/3/2015).

"Kami diundang. Prakarsa dari BPKAD dan ada tim TAPD yang datang ke Surabaya dan sama teman-teman Pemda Surabaya dikenalkan ke saya. Itu akhir 2013," tambah Gagat.

Ketika memberikan keterangan, Gagat juga membantah menawarkan sistemnya itu kepada Pemerintah Jakarta. Gagat beserta empat rekanya yang lain memang orang di balik sistem e-budgeting Pemkot Surabaya, Jawa Timur. Di sana Gagat mengaku merasakan direpotkan menerapkan sistem e-budgeting di Jakarta dibandingkan Surabaya.

"Ketika diundang ke DKI, luar biasa. Tidak ada daerah yang punya SKPD ratusan kecuali DKI. Jadi kami perlu penyesuaian yang cukup signifikan. Besaran anggaran DKI di atas 70 triliun. Besar sekali. Itu perbedaannya," kata dia ketika menjawab pertanyaan anggota dewan.

Gagat juga diminta menjelaskan sistem e-budgeting yang kini sedang menjadi topik pembicaraan antara legislatif dengan eksekutif. Dia menegaskan, sistem e-budgeting yang ditawarkannya adalah semata untuk mempermudah pengawasan dan belanja agar tepat sasaran.

"Sistem e-budgeting ini tools (alat) saja, alat untuk susun RAPBD. Perbedaan terkait pola input RKA (Rencana Kerja Anggaran) Konsep utamanya di situ. Sistem lama manual input RKA-nya. Dengan e-budgeting, seperti orang beli online," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Dilaporkan ke Bareskrim

Ahok Dilaporkan ke Bareskrim

Foto | Rabu, 11 Maret 2015 | 18:00 WIB

Prabowo: Saya Belajar dari Ahok Ngomong Bajingan

Prabowo: Saya Belajar dari Ahok Ngomong Bajingan

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 17:35 WIB

Usai Sakit DBD, Ahok Akan Dipanggil Tim Angket DPRD

Usai Sakit DBD, Ahok Akan Dipanggil Tim Angket DPRD

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 17:31 WIB

Kisruh APBD, Sore Tim Angket Panggil Ketua DPRD DKI

Kisruh APBD, Sore Tim Angket Panggil Ketua DPRD DKI

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 15:25 WIB

Haji Lulung  Laporkan Ahok ke Polisi

Haji Lulung Laporkan Ahok ke Polisi

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 14:37 WIB

Sebut Ahok Goblok, Prabowo Siap Dimintai Keterangan Polisi

Sebut Ahok Goblok, Prabowo Siap Dimintai Keterangan Polisi

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 14:06 WIB

Haji Lulung Akhirnya Punya Twitter

Haji Lulung Akhirnya Punya Twitter

Tekno | Rabu, 11 Maret 2015 | 10:42 WIB

Siang Ini, DPRD Laporkan Ahok ke Bareskrim

Siang Ini, DPRD Laporkan Ahok ke Bareskrim

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 10:22 WIB

Tim Hak Angket Panggil Tim 20, Ahok Minta DPRD Transparan

Tim Hak Angket Panggil Tim 20, Ahok Minta DPRD Transparan

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 07:39 WIB

APBD DKI Mandek, Jalan Berlubang Tak Bisa Diperbaiki

APBD DKI Mandek, Jalan Berlubang Tak Bisa Diperbaiki

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 06:02 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×