Menengok Kekuatan Agung Laksono Pimpin Golkar 'Baru'

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Jum'at, 13 Maret 2015 | 06:01 WIB
Menengok Kekuatan Agung Laksono Pimpin Golkar 'Baru'
Agung Laksono. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Agung Laksono dinyatakan sah oleh Pemerintahan Joko Widodo untuk memimpin Partai Golkar. Dia bersaing dengan Aburizal Bakrie yang sama-sama menggelar musyawarah nasional.

Kepada suara.com, Agung mengaku pede bisa memimpin Golkar ke depan. Dia mengklaim didukung oleh banyak Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar. Sudah ada 11 DPD yang mendukung Agung.

"Total ada 11. Dari Jawa Barat ada, dari Papua ada," jelas dia seusai berkunjung ke Rumah Dinas Ketua MPR, Zulkifli Hasan, Kamis (12/3/2014) sore.

Dia mengklaim masih ada DPD Golkar yang 'antre' untuk mendukungnya. Dia pun sudah memegang surat pernyataan resmi sebagai pengurus Golkar dari Mahkamah Partai.

"Surat resmi sudah ada, dukungan daerah ada. De facto dan de jure-nya sudah ada. Apalagi?" tanya Agung.

Saat ini Agung tengah menyusun struktur kepengurusan Golkar. Dia pun berjanji akan merangkul rivalnya, Aburizal Bakrie.

"DPD lewat musyawarah daerah, kan ada dua tugas saya. Menyempurnakan DPP dan organ-organ di bawahnya, DPD kabupaten/kota, provinsi dan fraksi-fraksi," paparnya.

Sampai saat ini kubu Ical belum terima Agung diakui pemerintah sebagai pengurus Golkar yang sah. Kubu Ical melaporkan Agung ke Bareskrim atas tuduhan pemalsuan surat di Munas Golkar di Jakarta yang memilih Agung menjadi ketua umum.

Idrus Marham yang terpilih menjadi sekretaris jenderal partai di Munas Partai Golkar di Bali menyebut sejumlah nama yang dilaporkan hari ini, antara lain Agung Laksono, Zinuddin Amali, Yorrys Raweyai‎, Ibnu Munzir, dan Jasri Marin.

"Nama-nama itu melakukan pemalsuan surat kuasa secara kolektif. Mereka menggunakan surat mandat palsu (dalam Munas Golkar Jakarta)," kata Idrus.

Idrus juga menyontohkan kasus ditemukan dalam surat kuasa.

"Yang ekstrim lagi ada tanda tangan memberikan surat mandat dari pengurus Kabupaten Sumenep (Madura), tanda tangannya ada, namanya ada, tetapi orangnya sudah meninggal 2012 lalu," kata dia.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

5 Hal yang Belum Anda Tahu Soal Wina, Si Penjual Rumah Siap Nikah

Rupiah Terus Melemah, Mengapa Jokowi Tidak Cemas?

Manajer Larang Artis TS Pakai Kolor saat Tidur

'Lubang Kiamat' Kembali Ditemukan di Siberia, Ilmuwan Khawatir

Buktikan Payudara Asli, Duo Serigala Rela Diremas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tugas Utama Golkar Jika Masuk KIH

Ini Tugas Utama Golkar Jika Masuk KIH

News | Kamis, 12 Maret 2015 | 16:41 WIB

Zulkifli Tak Mau Campuri Urusan Internal Golkar

Zulkifli Tak Mau Campuri Urusan Internal Golkar

News | Kamis, 12 Maret 2015 | 16:34 WIB

Jika Gabung ke KIH, Golkar Tak Banyak Dapat Tempat

Jika Gabung ke KIH, Golkar Tak Banyak Dapat Tempat

News | Kamis, 12 Maret 2015 | 16:23 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×