Italia Larang Masjid Dibangun di Kota Ini

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 14 Maret 2015 | 13:44 WIB
Italia Larang Masjid Dibangun di Kota Ini
Ilustrasi masjid. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Pemerintah Italia membuat keputusan untuk melarang pembangunan masjid di sebuah kota yang berpenduduk padat. Salah satunya di Kota Lombardy.

Pemerintah Italia beralasan sudah tidak mungkin membangun masjid di sana. Sebab keteratasan lahan untuk bangunan. Media Italia menyebut aturan ini sebagai kebijakan 'anti-masjid'.

Peraturan ini sudah mulai bisa berlakukann bulan ini. Sebab sudah diputuskan Akhir Januari lalu.

Kelompok pro toleransi dan keberagaman di Italia mengecam langkah pengeluaran aturan itu. Sebab itu dinilai diskriminatif. Sayangnya aturan itu sudah dikabulkan Mahakamah Konstitusi Italia. Perdana Menteri Italia Matteo Renzi mengaku hanya menjalankan perintah pengadilan.

AFP melaporkan, aturan itu menjelaskan jika siapa pun yang membangun masjid harus izin ke pemerintah pusat. Sebab Italia tidak mengakui Islam sebagai agama resmi. Maka itu aturan pembangunan masjid sangat ketat. Mulai dari penyediaan parkir sampai desain bangunan luar.

Kelompok toleransi akan menggugat aturan itu ke MK. Mereka yakin akan dikabulkan. Sebab mereka mendorong agar hakim MK mempertimbangkan etika global soal kebebasan beragama. (aljazeera)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muslim Inggris Gunakan Gereja untuk Salat

Muslim Inggris Gunakan Gereja untuk Salat

News | Jum'at, 13 Maret 2015 | 15:42 WIB

Islandia Dirikan Kuil Agama Pagan Pertama Sejak Era Viking

Islandia Dirikan Kuil Agama Pagan Pertama Sejak Era Viking

News | Selasa, 03 Februari 2015 | 11:29 WIB

Turki Tutup Laman Facebook Penghina Nabi Muhammad

Turki Tutup Laman Facebook Penghina Nabi Muhammad

Tekno | Selasa, 27 Januari 2015 | 12:16 WIB

Tokoh Agama Dukung KPK

Tokoh Agama Dukung KPK

Foto | Senin, 19 Januari 2015 | 17:30 WIB

Menag: Jemaah Haji Indonesia dapat Predikat Jemaah Terbaik

Menag: Jemaah Haji Indonesia dapat Predikat Jemaah Terbaik

News | Minggu, 18 Januari 2015 | 08:55 WIB

Dipenjara 10 Tahun, Blogger Saudi Dicambuk 50 Kali Tiap Jumat

Dipenjara 10 Tahun, Blogger Saudi Dicambuk 50 Kali Tiap Jumat

News | Kamis, 15 Januari 2015 | 21:47 WIB

ICMI Minta Menag Tinjau Ulang Larangan Guru Agama Asing

ICMI Minta Menag Tinjau Ulang Larangan Guru Agama Asing

News | Senin, 12 Januari 2015 | 02:55 WIB

Ledakan Terjadi di Dekat Masjid di Prancis

Ledakan Terjadi di Dekat Masjid di Prancis

News | Kamis, 08 Januari 2015 | 16:47 WIB

Said Aqil: Islam Agama Berbudaya, Menghargai Perbedaan

Said Aqil: Islam Agama Berbudaya, Menghargai Perbedaan

News | Rabu, 07 Januari 2015 | 03:14 WIB

Tolak Demo Anti-Islamisasi, Gereja Katedral Jerman Matikan Lampu

Tolak Demo Anti-Islamisasi, Gereja Katedral Jerman Matikan Lampu

News | Sabtu, 03 Januari 2015 | 12:48 WIB

Terkini

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:33 WIB

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:52 WIB