Kisah Warga yang Mengadu ke DPR agar Badrodin Tak jadi Kapolri

Arsito Hidayatullah | Bagus Santosa | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2015 | 05:20 WIB
Kisah Warga yang Mengadu ke DPR agar Badrodin Tak jadi Kapolri
Indra Azwan (kanan) yang ditemani perwakilan LBH Indonesia saat mengadu terkait Komjen Badrodin Haiti, ke DPR RI, Senin (16/3/2015). [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Badrodin Haiti, dianggap telah melakukan sejumlah kebohongan. Oleh karenanya, pencalonan Badrodin sebagai Kapolri diminta harus dicabut.

Hal itu sebagaimana dilaporkan Indra Azwan, seorang "pejuang keadilan" untuk penabrak anaknya di Jawa Timur, yang datang ke Gedung DPR RI, pada Senin (16/3/2015). Dia datang lengkap membawa surat, serta menyatakan siap dihadirkan dan ditanyai saat nanti DPR menggelar fit and proper test untuk Badrodin Haiti.

"Ingin melaporkan kebohongan Badrodin Haiti ke Setjen DPR, sebagai bahan pertimbangan sebagai calon tunggal Kapolri. Jadi Kapolda saja (Badrodin) sudah bohong, apalagi menjadi Kapolri. Saya berharap agar Badrodin dipertimbangkan lagi supaya tidak jadi Kapolri," kata Indra yang ditemani pihak LBH Indonesia, saat di DPR RI.

Indra pun mengaku sebelumnya sudah bertukar pesan dengan Ketua Komisi III DPR, Aziz Syamsuddin. Oleh Aziz, dia lantas diarahkan untuk memasukkan surat tersebut ke Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR, lantaran anggota dewan sedang dalam masa reses.

Indra juga mengaku siap mengonfirmasi apa yang dia laporkan, ketika Komisi III nantinya menggelar fit and proper test untuk Badrodin. Dia juga mengaku sudah mempersiapkan data yang dibutuhkan bila diperlukan.

"Saya juga ingin lapor ke (Presiden) Jokowi, tapi birokrasi di Istana Bogor sulit. Saya tidak tahu. Kalau ke Istana Jakarta, saya sudah punya pengalaman," terangnya.

Dikatakan, sudah beberapa lama Indra terus berupaya memperjuangkan keadilan untuk anaknya, Rifki Andhika, yang tertabrak pada tahun 1993 lalu. Saat itu usia Rifki baru 12 tahun, ketika dia harus meninggal ditabrak mobil anggota Polri yang bernama Joko Sumantri.

Badrodin sendiri sempat menjadi Kapolda Jawa Timur pada 2010. Namun saat itu, oleh Indra, Badrodin dinilai banyak melakukan kebohongan. Kebohongan yang dilampirkan Indra antara lain berupa surat jawaban dari Badrodin terkait laporan perkara Joko Sumantri kepada Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Hukum.

Surat Indra Azwan ke DPR RI terkait Badrodin Haiti. [Suara.com]
Setidaknya, menurut Indra pula, ada empat kebohongan yang disoroti dan dipertanyakannya. Pertama, soal Joko Sumantri yang dikatakan ditahan, namun kenapa dijelaskan menghadiri selamatan 7 hari.

"Kedua, anak saya tinggal dengan saya, namun kenapa dikatakan diasuh neneknya? Ketiga, saya cerai tahun 1984, namun dikatakan ibunya melarikan diri. Apa hubungannya? Sedangkan kejadian (penabrakan) tahun 1993," terangnya.

Parahnya, tambah Indra, berdasarkan laporan selama 17 tahun, Joko Sumantri nyatanya sama sekali tidak di-nonjob-kan.

"Bahkan (Joko) terus mendapatkan jabatan hingga saat ini. Tentunya ini merupakan kebohongan besar (Badrodin) yang terkesan ingin melindungi anak buahnya," tegas Indra.

Surat pengaduan Indra itu pun, Senin (16/3), telah diterima oleh Setjen DPR. Surat itu sendiri juga ditembuskannya kepada Mensesneg, Kapolri, Irwasum Polri, Kadiv Propam Polri, Irwasda Polda Jatim, dan Karopars Polda Jatim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dikunjungi Akademisi, Badrodin: Ayo Kita Perbaiki Polri

Dikunjungi Akademisi, Badrodin: Ayo Kita Perbaiki Polri

News | Minggu, 22 Februari 2015 | 12:40 WIB

Terkini

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:18 WIB