Ini yang Membuat Anggota ISIS Indonesia Berbahaya

Laban Laisila

Kamis, 19 Maret 2015 | 06:42 WIB
Ini yang Membuat Anggota ISIS Indonesia Berbahaya
Aksi Tolak ISIS di Jakartadidepan patung kuda, Jalan MH Thamrin-Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/3). [Antara]

Suara.com - Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai mengungkapkan, meski saat ini simpatisan dan anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Indonesia belum menunjukkan taringnya, namun jajaringnya tetap berbahaya.

Ansyaad, kepada suara.com melalui sambungan telepon, menduga saat ini jejaring ISIS Indonesia masih terfokus pada medan perang di wilayah Irak dan Suriah yang dikuasai kelompok pimpinan Abu Bakar al Baghdadi.

“Mereka akan lebih berbahaya kalau pulang kampung,” jelas Ansyaad saat dihubungi Rabu (19/3/2015).

Dia juga menjelaskan kalau para simpatisan yang disebutnya masih berasal dari kelompok lama ini masih memiliki senjata api rakitan dan punya kemampuan merusak yang tinggi. Yang pastinya, katanya, tingkat ancaman meninggal setelah mereka menjadi kombatan perang.

“Sepulang dari sana mereka bakal punya kemampuan tempur dan perlu diingat mereka juga punya senjata api rakitan yang dibuat di Cipacing (Sumedang, Jawa Barat),” tambah Ansyaad lagi.

Menurut Ansyaad para simpatisan ISIS yang mengatasnamakan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ini berisi orang lama, yang sebagian adalah anggota dari Jamaah Ansharut Tauhid (JAT)  pimpinan Uztad Abu Bakar Baasyir yang kini mendekam di dalam penjara.

Dia juga menyebut kalau JAD merupakan gabungan dari dua kiblat gerakan radikal yang disebut sebagai kelompok teror dan organisasi radikal di Indonesia.

“Ada Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso dan Mujahidin Indonesia Barat (MIB) yang dulu sering mencari dana lewat perampokan,” ungkap Ansyaad.

“Mereka pernah punya aset lebih dari Rp12 miliar,” tambahnya.

Ansyaad meminta agar pihak keamanan dan pemerintah jangan meremehkan kekuatan para simpatisan ISIS Indonesia dan harus segera melakukan antisipasi.

Salah satu cara mencegah kepulangan mereka, ujar Asnyaad, adalah dengan mencabut paspor orang-orang yang diduga ikut atau mungkin baru menyatkan bergabung dengan jejaring ISIS Indonesia.

Pemerintah juga harus mewaspadai para pemimpin teror yang kini tersebar di penjara Indonesia dan masih bisa menyebarkan paham ISIS dan kebencian serta pemahahan Jihad yang ekstrem.

“Kini mereka tersebar di 28 penjara sipil. Mestinya ada treatment khusus,” terang Ansyaad.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Ini 5 Tips Agar Smartphone Tahan Lama

Makin Terkenal, Wina Lia Malah Diteriaki Saat di Bandara

Ini Sosok 'Malaikat Pencabut Nyawa' yang Ditakuti Anggota ISIS

Dinyatakan Meninggal, Bayi Ini Hidup Lagi Saat Dipeluk Ibunya

Di Usia 21 Tahun, Perempuan Ini Sudah Punya 11 Anak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lorong Edukasi Museum BNPT: Melawan Radikalisme dengan Kekuatan Ingatan Sejarah

Lorong Edukasi Museum BNPT: Melawan Radikalisme dengan Kekuatan Ingatan Sejarah

News | Kamis, 03 September 2026 | 19:25 WIB

BNPT Ungkap 620 Anak Terpapar Paham Terorisme, Tersebar di 30 Provinsi

BNPT Ungkap 620 Anak Terpapar Paham Terorisme, Tersebar di 30 Provinsi

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:47 WIB

Wamenko Polkam: Pemulihan Korban Terorisme Jadi Tanggung Jawab Mutlak Negara

Wamenko Polkam: Pemulihan Korban Terorisme Jadi Tanggung Jawab Mutlak Negara

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:34 WIB

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

News | Senin, 27 Juli 2026 | 07:33 WIB

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:57 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

BPNT Tahap 2 Bulan Mei 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal, Nominal Bantuan, dan Cara Pencairannya

BPNT Tahap 2 Bulan Mei 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal, Nominal Bantuan, dan Cara Pencairannya

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

Terkini

KPK Pamer Uang Rp934 Juta dalam Tong Biru dari Rumah Adik Bupati Klaten

KPK Pamer Uang Rp934 Juta dalam Tong Biru dari Rumah Adik Bupati Klaten

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Terjebak Badai Api Bromo: 4 Petugas dan Relawan Gugur Terpanggang di Lereng Pusung Lingker

Terjebak Badai Api Bromo: 4 Petugas dan Relawan Gugur Terpanggang di Lereng Pusung Lingker

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:32 WIB

IDAI Ungkap Dampak Panjang Asap Karhutla pada Anak: dari Kerusakan Paru hingga Penghasilan Rendah

IDAI Ungkap Dampak Panjang Asap Karhutla pada Anak: dari Kerusakan Paru hingga Penghasilan Rendah

Health | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Mensos: Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

Mensos: Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:17 WIB

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:07 WIB

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:04 WIB

×