Pemkab Jombang Tolak Tarik Buku Pelajaran Agama Radikal

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:48 WIB
Pemkab Jombang Tolak Tarik Buku Pelajaran Agama Radikal
Buku pelajaran SMA kelas XI yang berikan ajaran radikal. (suara.com/Yovie Wicaksono)

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Jombang menolak menarik peredaeran buku pelajaran agama Islam yang berisikan tentang sikap radikal. Alasannya isi buku pelajaran itu sudah benar.

Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Jombang Muntholip mengatakan konteks dalam materi buku pelajaran Agama Islam merupakan konteks sejarah yang harus diketahui siswa.

Isi konten buku itu di antaranya umat Islam membolehkan perbuatan kasar dan membunuh orang yang berbeda agama. Muntholip mengatakan ajaran itu adalah pemikiran salah satu ulama yang tercatat dalam sejarah agama Islam.

“Tentang hal itu, untuk selanjutnya menjadi tugas guru dalam menjelaskan. Kalau pemikiran terebut tidak benar dan tidak layak diterapkan di Indonesia,” terangnya, Jumat (20/3/2015).

Sebelumnya ajaran radikal itu ditemukan pada halaman 78 buku pelajaran Agama Islam kelas XI. Di sana disebutkan umat Islam boleh membunuh orang yang musyrik dan non Islam.

Buku pelajaran Agama Islam untuk kelas XI SMA itu diterbitkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Agama Islam Jombang. Pada halaman 78 terdapat materi yang mengajarkan faham yang biasa dianut oleh kelompok Islam radikal.

Yaitu boleh membunuh orang yang musyrik dan berbeda agama. Materi itu juga menyebutkan kalau beberapa ibadah seperti bertawasul atau berdoa dengan lantaran para ulama. Itu dinilai sebagai perbuatan syirik. (Yovie Wicaksono)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ISNU Minta Buku Pelajaran Agama 'Radikal' di SMA Jombang Ditarik

ISNU Minta Buku Pelajaran Agama 'Radikal' di SMA Jombang Ditarik

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:40 WIB

Polri Buru Pengirim SMS ISIS Ancam Jokowi

Polri Buru Pengirim SMS ISIS Ancam Jokowi

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 12:09 WIB

Pemerintah Tak Perlu Keluarkan Perppu ISIS, Cukup dengan KUHP

Pemerintah Tak Perlu Keluarkan Perppu ISIS, Cukup dengan KUHP

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 12:03 WIB

Akhir Kisah Pentolan ISIS dari India

Akhir Kisah Pentolan ISIS dari India

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 10:25 WIB

Anggota ISIS Asal Australia Dilaporkan Tewas

Anggota ISIS Asal Australia Dilaporkan Tewas

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 09:47 WIB

ISIS Ancam Bunuh Presiden Jokowi?

ISIS Ancam Bunuh Presiden Jokowi?

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 09:41 WIB

Mereka Ini Diduga Donatur WNI Calon Jihadis ISIS

Mereka Ini Diduga Donatur WNI Calon Jihadis ISIS

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 06:32 WIB

10 Tahun Lagi, Indonesia Rasakan Teror ISIS

10 Tahun Lagi, Indonesia Rasakan Teror ISIS

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:40 WIB

'Cuci Otak', Cara ISIS Jaring Simpatisan di Indonesia

'Cuci Otak', Cara ISIS Jaring Simpatisan di Indonesia

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 06:43 WIB

Anak Penggila Games Perang Mudah 'Dirayu' ISIS

Anak Penggila Games Perang Mudah 'Dirayu' ISIS

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2015 | 06:18 WIB

Terkini

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:49 WIB

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB