ISNU Minta Buku Pelajaran Agama 'Radikal' di SMA Jombang Ditarik

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:40 WIB
ISNU Minta Buku Pelajaran Agama 'Radikal' di SMA Jombang Ditarik
Buku pelajaran SMA kelas XI yang berikan ajaran radikal. (suara.com/Yovie Wicaksono)

Suara.com - Ikatan Sarjana Nadhlatul Ulama (ISNU) kabupaten Jombang mendesak Dinas Pendidikan menarik buku pelajaran Agama Islam yang memuat ajaran Islam radikal. Sebab itu bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Dewan Ahli ISNU kabupaten Jombang, Aan Anshori menjelaskan buku tersebut bisa memunculkan interpretasi yang salah soal Islam. Lebih khawatirnya, jiwa radikalisme bisa makin tumbuh dari sekolah.

Sebelumnya ajaran radikal itu ditemukan pada halaman 78 buku pelajaran Agama Islam kelas XI. Di sana disebutkan umat Islam boleh membunuh orang yang musyrik dan non Islam.

“Secara kontemporer, ajaran bunuh membunuh dalam konteks ini telah berhasil diterapkan oleh ISIS. Mengajarkan materi dalam buku itu, secara tidak langsung telah menjadikan anak didik SMA di Jombang sebagai kader ISIS,” ujar Aan, Jumat (20/3/2015).

Sumber buku pelajaran Agama Islam, diperkirakan berasal dari buku sekolah elektronik (BSE) yang ada di situs resmi Kemendiknas. Artinya, buku pelajaran ini telah menjadi ajaran resmi secara nasional.

Buku pelajaran Agama Islam untuk kelas XI SMA itu diterbitkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Agama Islam Jombang. Pada halaman 78 terdapat materi yang mengajarkan faham yang biasa dianut oleh kelompok Islam radikal.

Yaitu boleh membunuh orang yang musyrik dan berbeda agama. Materi itu juga menyebutkan kalau beberapa ibadah seperti bertawasul atau berdoa dengan lantaran para ulama. Itu dinilai sebagai perbuatan syirik.(Yovie Wicaksono)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Buru Pengirim SMS ISIS Ancam Jokowi

Polri Buru Pengirim SMS ISIS Ancam Jokowi

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 12:09 WIB

Pemerintah Tak Perlu Keluarkan Perppu ISIS, Cukup dengan KUHP

Pemerintah Tak Perlu Keluarkan Perppu ISIS, Cukup dengan KUHP

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 12:03 WIB

Akhir Kisah Pentolan ISIS dari India

Akhir Kisah Pentolan ISIS dari India

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 10:25 WIB

Anggota ISIS Asal Australia Dilaporkan Tewas

Anggota ISIS Asal Australia Dilaporkan Tewas

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 09:47 WIB

ISIS Ancam Bunuh Presiden Jokowi?

ISIS Ancam Bunuh Presiden Jokowi?

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 09:41 WIB

10 Fakta Mencengangkan Serangan Koalisi AS Terhadap ISIS

10 Fakta Mencengangkan Serangan Koalisi AS Terhadap ISIS

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 05:59 WIB

Mereka Ini Diduga Donatur WNI Calon Jihadis ISIS

Mereka Ini Diduga Donatur WNI Calon Jihadis ISIS

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 06:32 WIB

10 Tahun Lagi, Indonesia Rasakan Teror ISIS

10 Tahun Lagi, Indonesia Rasakan Teror ISIS

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:40 WIB

'Cuci Otak', Cara ISIS Jaring Simpatisan di Indonesia

'Cuci Otak', Cara ISIS Jaring Simpatisan di Indonesia

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 06:43 WIB

Anak Penggila Games Perang Mudah 'Dirayu' ISIS

Anak Penggila Games Perang Mudah 'Dirayu' ISIS

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2015 | 06:18 WIB

Terkini

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

×