Akhir Kisah Pentolan ISIS dari India

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 20 Maret 2015 | 10:25 WIB
Akhir Kisah Pentolan ISIS dari India
Abu Abdullah Al Hindi. (Twitter)

Suara.com - Satu lagi pejuang kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) tewas dalam perang. Kali ini yang tewas adalah Abu Abdullah Al Hindi.

Abu Abdullah Al Hindi merupakan pentolan ISIS dari India. Dialah yang banyak merekrut orang-orang India untuk bergabung dengan ISIS di Suriah.

Abu Abdullah Al Hindi dilaporkan tewas dalam pertemputan di Kobane, Suriah, Sabtu (14/3/2015) malam pekan lalu. Kematian Al Hindi diumumkan oleh simpatisan ISIS lewat kicauan Twitter.

"Singa India mati syuhada (mati dalam keadaan suci) di Kobane. Semoga Allah menerima Abu Abdullah Al Hindi," begitu isi tweet @magnetgass12.

Pesan itu dikeluarkan disertai dengan sebuah foto Al Hindi beratarkan tulisan Arab. Badan Intelijen yakin pemilik akun Twitter itu adalah seorang pemuda dari Thane yang pergi ke Irak untuk gabung dengan ISIS.

Kamatian Al Hindi ini bertepatan dengan jelang kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke India. Seperti dilansir The Indian Express, berbagai ancaman muncul. Seperti teror bom mobil.

Dari India, setidaknya ada 4 pemuda yang bergabung dengan ISIS sejak tahun lalu. Mereka adalaj Areeb Majeed, Saheem Tanki, Amaan Tandel dan Fahad Shaikh. Mereka diam-diam berangkat ke Irak. Namun Majeed sudah kembali ke India 3 bulan lalu. Dia cidera dalam ertemputan di Mosul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota ISIS Asal Australia Dilaporkan Tewas

Anggota ISIS Asal Australia Dilaporkan Tewas

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 09:47 WIB

ISIS Ancam Bunuh Presiden Jokowi?

ISIS Ancam Bunuh Presiden Jokowi?

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 09:41 WIB

10 Fakta Mencengangkan Serangan Koalisi AS Terhadap ISIS

10 Fakta Mencengangkan Serangan Koalisi AS Terhadap ISIS

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 05:59 WIB

Pemerintah Siapkan Payung Hukum Atasi Paham ISIS di Indonesia

Pemerintah Siapkan Payung Hukum Atasi Paham ISIS di Indonesia

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 04:30 WIB

Militer Indonesia dan Amerika Sepakat Perangi ISIS

Militer Indonesia dan Amerika Sepakat Perangi ISIS

News | Kamis, 19 Maret 2015 | 20:55 WIB

Mereka Ini Diduga Donatur WNI Calon Jihadis ISIS

Mereka Ini Diduga Donatur WNI Calon Jihadis ISIS

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 06:32 WIB

10 Tahun Lagi, Indonesia Rasakan Teror ISIS

10 Tahun Lagi, Indonesia Rasakan Teror ISIS

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:40 WIB

'Cuci Otak', Cara ISIS Jaring Simpatisan di Indonesia

'Cuci Otak', Cara ISIS Jaring Simpatisan di Indonesia

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 06:43 WIB

Anak Penggila Games Perang Mudah 'Dirayu' ISIS

Anak Penggila Games Perang Mudah 'Dirayu' ISIS

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2015 | 06:18 WIB

Orang Miskin dan Susah Jadi Target Anggota ISIS di Indonesia

Orang Miskin dan Susah Jadi Target Anggota ISIS di Indonesia

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 05:30 WIB

Terkini

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB